Peristiwa - Nasional

Direktur RS Medika Permata Hijau Kaget Dimintai Persetujuan Rawat Setya Novanto

Direktur RS Medika Permata Hijau Kaget Dimintai Persetujuan Rawat Setya Novanto Direktur RS Medika Permata Hijau dr Hafil Budianto Abdulgani saat bersaksi di Sidang menghalangi penyidikan Setya Novanto dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/4/2018). (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Senin, 16 April 2018 - 13:37

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Direktur Rumah Sakit Medika Permata Hijau dr Hafil Budianto Abdulgani mengaku heran dimintai persetujuan untuk melakukan perawatan terhadap satu pasien bernama Setya Novanto

Hafil mengungkapkan itu saat dirinya dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus merintangi penyidikan Setya Novanto dengan terdakwa dr Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

"Saya sedikit kaget karena sudah memberi kewenangan ke yang bersangkutan (dr Bimanesh Sutarjo, Red) kalau orang perlu dirawat, siapa pun, silakan saja," kata Hafil.

Hafil heran karena tidak biasanya bawahannya memberitahu jika ada pasien yang akan dirawat di RS Medika Permata Hijau. Dia juga mempertanyakan kenapa harus direktur yang harus dimintai persetujuan mengenai pasien yang butuh rawat inap.

"Kenapa harus direktur yang diminta persetujuan mengenai pasien yang membutuhkan perawatan?" ujarnya. 

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration