Peristiwa - Daerah

UB Resmikan Gedung Pendidikan Terpadu II FK UB-RSSA

UB Resmikan Gedung Pendidikan Terpadu II FK UB-RSSA Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof M Bisri meresmikan Gedung Pendidikan Terpadu II FK UB-RSSA. (FOTO: Imadudin M/TIMES Indonesia)
Rabu, 06 Juni 2018 - 20:20

TIMESINDONESIA, MALANGUniversitas Brawijaya (UB) Malang meresmikan Gedung Pendidikan Terpadu II Fakultas Kedokteran UB dan Rumah Sakit Saiful Anwar (FK UB-RSSA), Rabu (6/6/2018).

Gedung setinggi 8 lantai ini, diresmikan langsung oleh Rektor UB Prof M. Bisri didampingi oleh Dekan FK UB  Dr dr Sri Andarini dan Wakil Direktur RSSA M. Bactiar di RSSA, Kota Malang, Jawa Timur.

Rektor-UB.jpg

Rektor UB, Prof M Bisri  mengatakan kerjasama UB dengan melibatkan RSSA ini merupakan salah satu upaya mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia mengatakan saat ini pekembangan ilmu kesehatan terutama kedokteran berkembang sangat pesat di tengah revolusi industri.

Oleh karena itu, UB bekerjasama dengan RSSA untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia kedokteran. Salah satunya dengan memperbanyak fasilitas pendukung sarana dan prasarana yang memadai untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang siap terjunn di masyarakat nantinya. Mulai dari Dokter, Dokter Spesialis, Perawat, Apoteker dan tenaga kesehatan lainnya.

"Ini merupakan kerjasama UB dan RSSA untuk mengembangkan ilmu dan teknologi, serta memberikan pendidikan yang berkualitas untuk para lulusan FK UB dan tenaga kesehatan yang profesional," kata Bisri.

Dekan FK UB, Dr dr Sri Andarini mengatakan Gedung Pendidikan Terpadu II FK UB-RSSA ini merupakan bangunan ketiga yang dibangun di lingkungan RSSA, setelah gedung IRNA I dan IRNA IV. Gedung ini dibangun di luas lahan 38 meter persegi dengan luas total bangunan 4.486 meter persegi.

"Bangunan dibangun dalam tiga tahap mulai tahun 2015 dengan menghabiskan dana Rp 30,5 Miliar. Tujuannya dibangunnaya gedung ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan pendidikan serta sebagai sarana dan prasarana pendidikan di FK UB-RSSA," terangnya.

Sementara itu, Wakil Direktur RSSA, M Bachtiar Budianto mengatakan sebagai pengguna tenaga kesehatan dari lulusan UB, pihaknya sangat mengapresiasi hadirnya gedung ini. Sebab, gedung ini akan menjadi rumah baru bagi para peserta didik dan tenaga kesehatan yang berbagi ilmu. 

"Sama seperti rumah, itu yang tergambar di lingkungan ini. Jadi gedung ini tentu nantinya harus bisa memberikan suasana yang nyaman dan aman," katanya. 

Setelah diresmikan, Gedung Pendidikan Terpadu II FK UB-RSSA, nantinya akan langsung digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2018/2019 di UB Malang. Untuk sementara ini, sebagian ruangan di gedung ini akan digunakan untuk para mahasiswa dokter spesialis yang terdiri 600 mahasiswa dari 19 program spesialis.(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration