Kamis, 13 Desember 2018
Peristiwa - Daerah

Polres Bondowoso Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2018

Polres Bondowoso Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2018 Bupati Bondowoso Amin Said Husni Menyematkan Pin Pada Perwakilan Masing-masing Pasukan, yaitu dari Kepolisin, TNI, Dishub dan Satpol PP. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Rabu, 06 Juni 2018 - 17:48

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1439, Polres Bondowoso melaksanakan apel Gelar Pasukan Opersi ketupat, di halaman Polres Bondowoso, Rabu (6/6/2018).

Apel dengan tema “Kita tingkatkan sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan idul fitri 1439” itu, juga melibatkan TNI, Brimob, Satpol PP, Dishub, Banser, dan instansi terkait lainnya.

Hadir dalam Apel itu, Bupati Bondowoso Amin Said Husni, Plt Sekeretaris Daerah Karna Suswandi, Kapolres AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Kajari Bondowoso Taufik H, Dandim 0822 Letkol Inf Tarmuji, anggota Forkopimda, tokoh agama, perwakilan FPI dan beberapa organisasi kemasyarakatan lain.

Sebagai Inspektur dalam apel tersebut, bupati membacakan sambutan kepela kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian.

Selain itu bupati juga diperkenankan memeriksa pasukan, dan menyematkan pin pada wakil masing-masing pasukan, yaitu dari kepolisian, TNI, Dishub dan Satpol PP.

Operasi ketupat 2018, merupakan operasi serentak, di seluruh Polda jajaran, yang dilaksanakan dalam waktu 18 hari, dari tanggal 7 sampai dengan 24 Juni 2018.

Amin mengatakan, ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama. Potensi pertama adalah, stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Di tahun 2018, kata dia, masih terjadi masalah di perindistribusian bahan pangan, karena terjadi penimbunan oleh mafia pangan dan pelaku usaha negatif.

Sementara kerawanan kedua, yaitu masalah kelancaran dan keamanan arus mudik dan arus balik. Kerawanan ketiga yang harus diantisipasi adalah gangguan bencana alam, dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curanmor, perampokan rumah kosong dan lain-lain.

“Sementara kerawanan keempat, adalah tindak pidana terorisme. Guna mengatisipasi aksi terorisme, saya menekankan kepada seluruh Kasatwil, untuk terus melakukan deteksi inteligen yang diimbangi penegakan hukum secara tegas,” tegasnya.

Sementara Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, dengan tegas menyatakan, akan terus melakukan operasi dalam rangka menjaga kondusivitas kamtibmas.

“Operasi ketupat yang akan dimulai besok, hingga 24 Juni, merupakan pengamanan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Selesai acara apel, Polres Bondowoso bersama dengan para undangan, melakukan pemusnahan barang bukti tindak kejahatan. Seperti, miras oplosan, mercon, dan beberapa bukti lain, yang berhasil diamankan selama operasi Pekat Semeru 2018.(*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Tria Adha

Komentar

Registration