Olahraga Liga 1

213 Korban Kericuhan Laga Arema vs Persib Bandung Jalani Perawatan

213 Korban Kericuhan Laga Arema vs Persib Bandung Jalani Perawatan Supporter yang menjadi korban kerusuhan dalam pertandingan Arwma Fc vs Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Malang. (FOTO: Tria Adha/TIMES Indonesia)
Senin, 16 April 2018 - 01:20

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebanyak 213 orang menjadi korban dalam kericuhan yang terjadi dalam laga Arema FC melawan Persib Bandung, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (15/4/2018), tengah dirawat tim medis.

Menurut data PMI Kabupaten Malang sebanyak 213 korban tersebut terbagi ke dalam 5 tempat, yakni RSUD Kepanjen, RS Hasta, RS Wava, RS Teja, Puskesmas Kepanjen dan Puskesmas Gondang Legi.

Data dari PMI menyebutkan rata-rata korban mengalami sesak nafas, mata perih dan fraktur pada kaki dan tangan karena terinjak oleh suporter yang berlarian. 

Sebelumnya, kericuhan berawal pada waktu injury time, saat terjadi saling lempar antara suporter dan pihak keamanan Stadion Kanjuruhan. Aksi massa yang semakin parah, terpaksa menurunkan Polisi dengan ikut mengamankan dengan mengunakan gas air mata dan juga peluru karet.

korban.jpg

Gas air mata yang ditembakkan pun berhasil meredam massa yang tak terkendali. Namun, akibat itu sebagian suporter terkena dampaknya, sehingga tim medis langsung mengevakusi suporter yang menjadi korban.

Puluhan ambulan secara bergantian mengevakusi korban yang tergeletak di sekitar stadion Kanjuruhan dan di rujuk ke Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat. Personel yang terlibat dalam evakuasi ini, ialah PMI Kabupaten Malang, PMI Kota Malang, BPBD Kabupaten Malang, Polres Malang, Kodim 0818, Dinkes Kabupaten Malang, RJT, SAR Pakem, PPMR dan pihak rumah sakit.

Sampai berita ini disampaikan jumlah korban kericuhan laga Arema FC vs Persib Bandung diperkirakan masih akan bertambah. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration