Peristiwa - Internasional AS Menyerang Suriah

Militer Suriah Sukses Rontokkan 71 Rudal Tomahawk AS

Militer Suriah Sukses Rontokkan 71 Rudal Tomahawk AS Seorang pilot Inggris memeriksa senjata di jet Tornado-nya di Siprus. (FOTO: aljazeera.com)
Sabtu, 14 April 2018 - 20:39

TIMESINDONESIA, JAKARTAMiliter Suriah berhasil menghancurkan 71 misil rudal Tomahawk sejak AS menyerang Suriah Sabtu. Keberhasilan militer Suriah itu diungkapkan pejabat militer senior Rusia pada media di Moskow, Sabtu sore.

Letnan Jenderal Sergey Rudskoy, pejabat militer Rusia, mengatakan sedikitnya 103 rudal jelajah AS, termasuk Tomahawks, ditembakkan AS ke sejumlah sasaran di Suriah.

"Rusia telah sepenuhnya memulihkan sistem pertahanan udara Suriah. Kami terus memperbaikinya selama enam bulan terakhir," kata Rudskoy.

Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dikutip TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) dari Aljazeera, mengatakan bahwa Suriah mengerahkan rudal buatan Rusia. Termasuk S-125, S-200, 2K12 Kub dan Buk untuk mengusir serangan.

AS sendiri menargetkan serangan ke bandara militer Al-Dumayr di luar Damaskus. Militer Suriah pun berhasil merontokkan 12 rudal yang diarahkan ke bandara itu.

Dalam pernyataannya, Rudskoy mengonfirmasi setidaknya satu kapal perang Angkatan Laut AS di Mediterania dan pembom B-1 AS terlibat dalam operasi itu. Belum lagi Jet Tempur Tornado GR4 milik Inggris.

Serangan yang dipimpin AS pada Sabtu terjadi setelah serangan senjata kimia yang dicurigai oleh rezim Suriah di bekas markas pemberontak Douma pekan lalu. Pernyataan Pentagon mengatakan bahwa setidaknya 58 rudal menghantam pangkalan udara Shayrat, Suriah.

Sementara, Reuters mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan bahwa rudal Tomahawk digunakan dalam serangan itu. Sedang Angkatan Udara Kerajaan Inggris mengatakan empat jet tempur Tornado GR4 bergabung dalam operasi itu. Sementara Perancis telah mengerahkan jet tempur Mirage dan Rafale.

Para pejabat Prancis mengatakan, militernya telah menembakkan setidaknya 12 rudal ke Suriah. Mereka yakin tidak ada rudal mereka yang dicegat dan dirontokkan.

Sebelumnya, istana Presiden Prancis Emanuel Macron mengatakan, angkatan udara negara itu menembakkan rudal dari jet tempur Mirage dan Rafale-nya.

Sedang, pada Jumat, Angkatan Laut AS mengatakan bahwa mereka memindahkan kapal rudal Tomahawk tambahan dalam jarak tembak Suriah. Tomahawk dapat membawa hulu ledak seberat 1.000 pon di kisaran 900 mil laut (1.667km). Dipandu oleh GPS "memungkinkan serangan presisi yang sangat akurat", menurut laporan Pentagon 2016.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan telah mengerahkan setidaknya empat Royal Air Force Tornado GR4 dalam serangan itu. Jet tempur RAF Tornado lepas landas dari pangkalan udara Inggris di Akrotiri, Siprus.

Pesawat tempur Tornado mampu membawa bom yang dipandu GPS, rudal-rudal Brimstone dari udara ke darat, dan rudal jelajah Storm Shadow 2.860 pon, serta rudal ke udara.

Pada April 2017, AS menargetkan pangkalan udara Suriah dari mana diduga serangan senjata kimia mematikan diluncurkan oleh rezim Assad terhadap warga sipil di kota Khan Sheikhoun. Setidaknya 85 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan itu.

Semenara, militer Suriah di bawah Pemerintah Assad dan sekutunya, Rusia, berhasil menghancurkan misil rudal Tomahawk sejak AS menyerang Suriah Sabtu. (*)

Jurnalis : Abdul Lathif
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration