Kesehatan

Waspadai Penyakit Ini Jika Anda Tinggal di Tempat Bising

Waspadai Penyakit Ini Jika Anda Tinggal di Tempat Bising ILUSTRASI. Suara bising. (FOTO: merdeka.com)
Sabtu, 14 April 2018 - 06:18

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anda tinggal di daerah dengan tingkat kebisingan tinggi seperti bandara, jalur kerta api, atau jalanan yang ramai? Jika iya, waspadalah. Ada ancaman yang perlu dikhawatirkan. Tingkat kebisingan yang tinggi bisa memengaruhi kondisi jantung Anda.

Dilansir dari Klik Dokter, sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of American College of Cardiology mengungkapkan hal ini. Salah satu penulis penelitian mengatakan bahwa hubungan antara polusi suara dan penyakit kardiovaskular telah diamati dalam berbagai penelitian selama bertahun-tahun.

Bagaimana kebisingan pengaruhi tubuh? Tingkat desibel yang tinggi dari lalu lintas dan pesawat terbang, misalnya, dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung. Bahkan hal itu terjadi setelah mengendalikan faktor lain, seperti polusi udara dan status sosial ekonomi.

Namun, terlepas dari bukti tersebut, tidak banyak diketahui tentang bagaimana polusi suara berkontribusi pada masalah jantung. Untuk menjelaskannya, para periset dari Universitas Johannes Gutenberg di Jerman mengumpulkan dan menganalisis temuan dari belasan studi sebelumnya mengenai kebisingan dan kesehatan.

Hasil analisis mengungkapkan bahwa kebisingan dapat mengganggu tubuh pada tingkat sel. Secara khusus, periset mengatakan bahwa kebisingan membangkitkan respons stres dan mengaktifkan sistem saraf. Hal ini menyebabkan lonjakan hormon stress, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan vaskular.

Kata penulis penelitian, kebisingan tampaknya juga menjadi faktor pemicu stres oksidatif dan kelainan metabolik, yang dapat berkontribusi pada penyakit kronik, seperti diabetes. Bagi orang yang sudah memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular, tinggal di lingkungan yang bising bisa mempercepat masalah kesehatan, seperti penyakit aterosklerosis (timbunan lemak yang mengeras pada dinding arteri).

Melalui penjabaran tentang hubungan antara penyakit jantung dan suara bising, Anda perlu mempertimbangkan untuk melindungi diri dari polusi suara. Bila tinggal atau berada di lingkungan dengan tingkat kebisingan yang tinggi, Anda bisa menggunakan headphone untuk mengurangi kebisingan. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration