Peristiwa - Nasional

Soal Kasus Bank Century, KPK Tegaskan Tak Bisa Tetapkan Boediono Tersangka

Soal Kasus Bank Century, KPK Tegaskan Tak Bisa Tetapkan Boediono Tersangka Mantan Wapres RI Boediono. (FOTO: LensaIndonesia)
Jum'at, 13 April 2018 - 16:26

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, penetapan tersangka terhadap mantan Wakil Presiden Boediono dalam kasus dugaan korupsi Bank Century tak bisa hanya berdasarkan putusan praperadilan.

Diketahui, dalam amar putusan praperadilan, Pengadilan Negeri Jaksel memerintahkan KPK menetapkan Boediono selaku mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagai tersangka dalam kasus korupsi FPJP dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

"Yang paling penting adalah kalau seseorang ditetapkan sebagai tersangka itu tidak bisa dilakukan dengan dasar amar putusan saja," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Sebaliknya, menurut Febri, penetapan seseorang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi harus didasarkan sedikitnya dua alat bukti permulaan.

Hal itu, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Aturan ini sejalan dengan hukum acara yang lain. Itu yang harus kami pertimbangkan secara hati-hati," tegas dia.

Meskipun demikian, Febri memastikan bahwa KPK tidak pernah menutup atau menghentikan kasus yang mencuat di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. 

Febri mengungkapkan, KPK masih terus mendalami lebih lanjut terkait keterlibatan pihak lain dalam kasus Bank Century ini. 

"Sejak awal penanganan perkara Century ini tidak pernah berhenti, kami terus mendalami lebih lanjut. Jadi ada atau tidak ada putusan praperadilan tersebut kasus Century terus berjalan," ujar Febri.

Diakui, KPK saat ini saat ini tengah mempelajari putusan praperadilan yang diketok PN Jaksel, pada Senin (9/4/2018) kemarin.

Dia berharap dalam waktu yang tidak lama KPK bisa segera mengambil langkah selanjutnya atas putusan praperadilan kasus Bank Century itu.

"Untuk putusan praperadilan kami sedang pelajari, kami berharap dalam waktu tidak terlalu lama kami sudah bisa mengambil keputusan. Untuk saat ini, KPK belum bisa tetap Boediono tersangka," tutup Febri. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration