Politik

Sekjen PPP Sebut Cak Imin Jadi "Riak Kecil", Apa Maksudnya?

Sekjen PPP Sebut Cak Imin Jadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)
Kamis, 12 April 2018 - 15:56

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Keinginan PKB mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sebagai calon wakil Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 menjadi "riak kecil" di internal partai koalisi.

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani dalam keterangan pers yang diterima TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Jakarta, Kamis (12/4/2018).

"Kalaupun ada riak atau gelombang kecil, itu hanya karena keinginan PKB mengusung ketua umumnya sebagai cawapres. Cuma itu saja gelombangnya yang ada di internal koalisi," katanya.

Namun begitu, ia menegaskan riak kecil yang ditimbulkan PKB tersebut tak akan mempengaruhi komitmen dukungan partai kepada Jokowi, seperti PDIP, Golkar, NasDem, PPP, Hanura, PSI, dan Perindo.

Sebaliknya, Arsul mempertanyakan komitmen PKB apabila nantinya Cak Imin tidak terpilih sebagai cawapres Jokowi. 

"Enggak tahu kalau di PKB-nya sendiri apakah riak itu akan berubah jadi arus yang berbalik dari yang mendukung Pak Jokowi jadi tidak mendukung Jokowi? Itu harus ditanyakan tentu kepada teman-teman PKB," jelasnya.

Lebih lanjut, Arsul menyebut sikap politik PKB tersebut merupakan sebuah usaha yang perlu diapresiasi. Kini, tinggal menunggu keputusan dari Jokowi dan partai koalisi, apakah Cak Imin dapat menjadi Cawapres Jokowi.(*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration