Kuliner

Mengenal Ayam Kesrut Khas Banyuwangi

Mengenal Ayam Kesrut Khas Banyuwangi Kuliner Banyuwangi Ayam Kesrut. (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Kamis, 12 April 2018 - 15:32

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kabupaten Banyuwangi kembali gelar Festival Banyuwangi Kuliner (Bakul). Tahun ini, Festival Banyuwangi Kuliner mengangkat makanan Ayam Kesrut, kuliner tradisional khas suku Using Banyuwangi.

"Setiap tahun kami sajikan tema yang berbeda untuk mempromosikan khazanah kekayaan kuliner lokal Banyuwangi. Dan inilah segmentasi festival yang digarap Banyuwangi, salah satunya food," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat membuka Festival Banyuwangi Kuliner dan Banyuwangi Art Week, di Taman Blambangan, Kamis (12/4/2018). 

Sebanyak 200 peserta mulai koki hotel berbintang, penjual makanan tradisional, hingga ibu rumah tangga berlomba menyajikan ayam kesrut yang terlezat. 

Ayam Kesrut atau uyah asem biasa orang Banyuwangi menamainya adalah masakan yang tradisional khas Using. Makanan ini berbahan dasar ayam, biasanya memakai ayam kampung atau ayam boiler. Tapi yang paling pas adalah ayam kampung muda yang dimasak bareng sedikit bumbu rempah.

Menurut Mbok Higmanah, salah satu penjual ayam kesrut di Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, pengolahan ayam kesrut relatif mudah. Ayam kampung direbus hingga empuk. 

Bumbunya, terdiri dari cabai rawit, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, dan sedikit terasi. Sedikit lengkuas, gula, garam dan buah blimbing wuluh.

Lalu, kata dia, daging ayam kampung direbus hingga matang. Bumbu-bumbu yang telah dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam rebusan ayam tersebut, ditambah gula, garam. 

"Jika sudah angkat ayam kesrut dan hidangkan ayam kesrut selagi hangat. Sandingkan dengan tempe hangat-hangat, rasanya pasti nikmat. Ada pula yang menyantapnya dengan rambak kulit sapi," kata mbok Hig sapaan penjual ayam kesrut ini.

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration