Kuliner

Kelezatan Ayam Kesrut di Festival Kuliner Banyuwangi

Kelezatan Ayam Kesrut di Festival Kuliner Banyuwangi Bupati Anas dan Farah Quinn nikmati menu Ayam Kesrut. (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Kamis, 12 April 2018 - 15:17

TIMESINDONESIA, JAKARTAKabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,  menggelar Festival Kuliner bertajuk Festival Banyuwangi Kuliner (Bakul) yang berlangsung meriah, Kamis (12/4). Tema kuliner lokal yang diangkat tahun ini adalah Ayam Kesrut. Festival yang digelar rutin tiap tahun sejak 2013 itu selalu mengangkat kuliner tradisional yang berbeda saban tahunnya.

Sebanyak 200 peserta mulai koki hotel berbintang, penjual makanan tradisional, hingga ibu rumah tangga berlomba menyajikan ayam kesrut terlezat. Acara turut dihadiri koki kondang Farah Quinn yang ikut melakukan demo masak ayam kesrutz.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Festival Bakul menjadi cara daerah untuk mempromosikan ragam kuliner lokal. Cara ini ampuh untuk meningkatkan kualitas makanan lokal sekaligus menaikkan pamornya.

"Kami ingin makanan ayam kesrut naik kelas, baik kualitasnya maupun hiegenitas penyajiannya. Warga Banyuwangi juga semakin bangga untuk menyajikan makanan tradisional ini mulai hotel berbintang hingga warung-warung rakyat," kata Bupati Anas.

Ayam kesrut adalah makanan tradisional Banyuwangi berbahan daging ayam kampung muda yang dimasak dengan kuah segar.

Rasa gurih kaldu ayam berpadu dengan rasa pedas dan asamnya belimbing wuluh, membuat makanan ini terasa nikmat. Makanan ini biasanya dihidangkan panas-panas bersama dengan nasi dan sepotong tempe tebal yang digoreng garing.

Fastival ini, lanjut Anas, adalah bagian diplomasi pariwisata Banyuwangi untuk mengundang kedatangan banyak orang melalui food and fashion. 

"Food and fashion menjadi cara diplomasi pariwisata yang jangkauannya tanpa batas. Ini melengkapi kekuatan pariwisata kami yang terkenal dengan destinasi alamnya. Cara ini terbukti ampuh mendongkrak kunjungan wisatawan kami," ujar Anas.

Sementara itu, koki Farah Queen mengatakan, ayam kesrut tergolong makanan sehat karena tidak melalui proses menggoreng. Selain itu, ayam kesrut ini sangat mudah dibuat. 

Farah pun melakukan demo masak dengan gayanya yang lincah bareng Dani Azwar Anas, istri Bupati Abdullah Azwar Anas.

Saat masakan matang, Farah pun langsung mencicipi. "This is it. Excellence spicy. Rasa asamnya segar," cetus Farah. 

Dalam kesempatan itu, Farah Queen menyarankan agar rakyat Indonesia bangga kepada kekayaan potensi nusantara, khususnya kuliner.

"Ini bisa menaikkan kuliner lokal kita (Kabupaten Banyuwangi). Bila kita sudah bangga, kebanggan itu pasti akan terekam dalam piring makanan kita," kata Farah. Kehadiran Farah Queen membuat suasana Festival Banyuwangi Kuliner (Bakul) ramai dan istimewa.(*)

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration