Rabu, 19 Desember 2018
Ketahanan Informasi

300 Peserta Beasiswa Santri Berprestasi Bersaing di UIN Malang

300 Peserta Beasiswa Santri Berprestasi Bersaing di UIN Malang Peserta PBSB serius mengerjakan tes menggunakan CBT di ruang Lab Komputer Saintek UIN Malang. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Jum'at, 18 Mei 2018 - 18:24

TIMESINDONESIA, MALANG – Setelah SBMPTN, Kampus UIN Malang menjadi lokasi pelaksanaan tes PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi), pada Senin 14 Mei 2018. Tes dilakukan dalam rangka penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2018-2019. Selain menjadi lokasi tes, ujian tersebut sekaligus sebagai jalur masuk alternatif calon mahasiswa yang ingin kuliah di UIN Malang.

Kabag Kemahasiswaan dan Alumni Abdul Aziz menyatakan tes jalur PBSB dilakukan serentak di berbagai daerah. Regional Jawa Timur terpusat di UIN Malang. Ujian menggunakan Computer-Based Test (CBT).

Karena menyesuaikan jumlah fasilitas, peserta terbagi di dua sesi. Sesi pertama pukul 07.00 WIB, sedangkan sesi kedua pukul 12.30 WIB.

Jumlah peserta tes jalur PBSB ialah 300 calon mahasiswa dari berbagai pondok pesantren. Pihak UIN Malang menerima 20 calon mahasiswa dari jalur tersebut. “Namun, untuk UIN Malang, persyaratan ditambah dengan memiliki hafalan 10 juz Alquran,” tambah Aziz.

PBSB merupakan program masuk perguruan tinggi yang dirintis Kementerian Agama. Jalur ini khusus ditujukan bagi santri pondok pesantren berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tingginya. Kemenag berharap agar santri yang berprestasi dapat menunjukkan kapasitasnya di ilmu umum. “Sehingga cita-cita generasi berwawasan luas dan berakhlak mulia bisa tercapai,” jelas Aziz.

Aziz menambahkan, UIN Malang berharap nantinya mahasiswa jalur PBSB benar-benar serius dalam menimba ilmu. Selain itu, program penambahan hafalannya pun harus semakin digiatkan. “Kami ingin mereka menyelesaikan kuliahnya selama 8 semester dengan lancar,” tuturnya. (*)

Jurnalis :
Editor : AJP-1 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration