Ekonomi

BPS: Inflasi Maret 2018 Sebesar 0,20 persen

BPS: Inflasi Maret 2018 Sebesar 0,20 persen ILUSTRASI - Grafik Inflasi (FOTO: work)
Senin, 02 April 2018 - 14:26

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pada Maret 2018 terjadi inflasi sebesar 0,20 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 132,58. 

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran. 

Terjadi kenaikan di kelompok bahan makanan sebesar 0,14 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,26 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,06 persen.

Inflasi-Maret-2018.jpg

Sedangkan di kelompok sandang sebesar 0,36 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,37 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,07 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,28 persen.

"Kenaikan harga Pertamax sebesar Rp 300 dan Pertamax Turbo di akhir Februari masih terasa dampaknya di Maret 2018, ditambah kenaikan harga Pertalite Rp 200 di pertengahan Maret 2018," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam pernyataan persnya di di Jakarta, Senin (4/2/2018).

Menurut dia, kenaikan harga BBM tersebut mengerek kelompok pengeluaran harga transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami inflasi hingga 0,28 persen, dengan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,05 persen.

BPS juga menyatat, dari 82 kota IHK, 57 kota mengalami inflasi dan 25 kota mengalami deflasi. 

Menurut BPSinflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 2,10 persen dengan IHK sebesar 134,42 dan terendah terjadi di Sumenep sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 128,12. (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : BPS

Komentar

Registration