Wisata

Stern Resources Bahas Konsep Kereta Gantung di Seruni Point Bromo

Stern Resources Bahas Konsep Kereta Gantung di Seruni Point Bromo Petinggi perusahaan raksasa Amerika Serikat, Stern Resources, memotret Gunung Bromo dari Seruni Point (FOTO: Yulius for TIMES Indonesia)
Sabtu, 31 Maret 2018 - 19:53

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Perusahaan raksasa asal Amerika SerikatStern Resources (SR) antara lain membicarakan konsep kereta gantung di Seruni Point Bromo, saat berkunjung bersama sejumlah pejabat Pemkab Probolinggo, Sabtu (31/3/2018).

Dengan kereta gantung tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Bromo dari ketinggian, atau bahkan berkeliling di atas dinding kaldera lautan pasir.

"Tapi tidak sama dengan jalur Jeep dan kuda wisata," kata Camat Sukapura, Yulius Christian, yang ikut menemani Owner SR Group Carl E. Bolch; serta Bussiness Development Manager SR, Dinnah Tanuhardja.

Selain Yulius, Penjabat Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo; Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata dan Kebudayaan (Diaporaparbud), Sidik Widjanarko; serta anggota DPRD, Supoyo, yang ikut menemani.

Dari informasi yang dihimpun TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), konsep kereta gantung di kawasan Bromo ini, bukan kali pertama dibahas. Dalam pertemuan dengan pemkab sebelumnya, konsep ini bahkan dipresentasikan Disporaparbud, hingga Stern Resources tertarik.

Selain kereta gantung, Stern Resources juga membicarakan home stay, yang menurut mereka lebih pas dikembangkan di kawasan Gunung Bromo. Sebab dengan home stay, wisatawan dapat berkumpul dengan Suku Tengger yang tinggal di kawasan Bromo.

Tak hanya dibicarakan, Carl E. Bolch dan Dinnah Tanuhardja juga melihat langsung beberapa home stay dan berbincang dengan dua wisatawan perempuan asal Argentina.

Kepada dua wisatawan tersebut, Carl E. Bolch dan Dinnah Tanuhardja menanyakan kesannya terhadap home stay. Dari obrolan itu diketahui, homestay belum memenuhi standar wisatawan mancanegara.

Mulai dari kamar mandi, hingga ukuran bangunan yang kurang tinggi untuk ukuran wisatawan mancanegara. Pihak Stern Resources menilai, yang potensial dibangun di sana adalah homestay berbintang dengan standar wisatawan mancanegara.

Saat TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) berkunjung ke kantor Diaporaparbud, beberapa waktu lalu, Sidik Widjanarko juga menyinggung potensi pembangunan kereta gantung di Seruni Point Bromo, oleh perusahaan asal Amerika SerikatStern Resources, yang berniat investasi. (*)

Jurnalis : Muhammad Iqbal
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Registration