Kamis, 13 Desember 2018
Peristiwa - Nasional

Menteri Rini: Terima Kasih Kejagung Telah Banyak Membantu Kementerian BUMN

Menteri Rini: Terima Kasih Kejagung Telah Banyak Membantu Kementerian BUMN Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Rini Soemarno saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kesepakatan antara PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Agung RI di Nusa Dua, Badung, Bali. Kamis (12/4/2018). (FOTO: Khadafi/TIMES Indonesia)
Kamis, 12 April 2018 - 15:44

TIMESINDONESIA, BADUNG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Rini Soemarno, menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada Jaksa Agung RI, HM Presetyo berserta jajaran Kejaksaan Tinggi Indonesia, atas dukungannya selama ini membantu Kementrian BUMN

"Saya ingin mengucapkan terimakasih sedalam dalamnya. Karena, sebenarnya hal ini sangat membantu kami untuk betul-betul dapat merealisasikan program atau pun tugas yang dieban oleh Kementrian BUMN untuk membangun infrastruktur negara Indonesia," ucap Menteri Rini, Kamis (12/4/2018).

Hal itu disampaikan Menteri Rini saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kesepakatan antara PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Agung RI di Nusa Dua, Badung, Bali. 

Dalam sambutan resminya, Menteri Rini secara terbuka mengatakan bahwa untuk infrastruktur di negara Indonesia sudah sangat tertinggal dari negara-negara lainnya. Khususnya di kawasan ASEAN. 

"Jadi salah satu Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo. Bagaimana, kita bisa membangun infrastruktur Republik Indonesia ini. Sehingga kita tidak tertinggal terutama dari negara-negara ASEAN," ungkapnya. 

Selain itu, Menteri Rini juga menjelaskan bahwa saat ini tanggung jawab PLN sangat berat. Karena dalam jangka 5 tahun harus membangun 25000 megawatt tenaga listrik di Indonesia. 

"Dari semua BUMN, tanggung jawab PLN yang sangat berat. Harus membangun 35000 megawatt, dan 46000 jaringan transmisi," imbunya. 

Menteri Rini, juga membandingkan sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin jumlah pembangkit listrik yang bekerja mencapai 46000 megawatt. 

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration