Rabu, 19 September 2018
Peristiwa - Daerah

Sudah Mulai Dilupakan, TenyataTari Beskalan Identitas Lokal Malang

Sudah Mulai Dilupakan, TenyataTari Beskalan Identitas Lokal Malang Suasana kunjungan Nanda ke Komunitas Seni dan Budaya Ippkindo. (FOTO: Istimewa)
Minggu, 18 Maret 2018 - 14:39

TIMESINDONESIA, MALANG – Calon Wali kota Malang nomor urut 1, Dr Ya'qud Ananda Gudban menilai budaya yang menjadi indentitas lokal Malang harus terus dilestarikan. Salah satunya ialah kesenian Tari Beskalan.

Ketua Ikatan Pemberdayaan Pedagang Kecil Indonesia (Ippkindo) Kota Malang, Ranu Prihadi menjelaskan jika keberadaan Tari Beskalan yang  merupakan tarian tradisional khas Malang ini sudah mulai dilupakan. Pasalnya, banyak masyarakat Kota Malang yang bahkan tidak mengenal tarian ini.

"Saya sangat miris melihat kesenian di Malang ini, nyaris tak terdengar, padahal tarian Beskalan khas Malang ini," katanya.

Prihadi pun semakin prihatin, karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap musik keroncong di Kota Malang ini.

"Seharusnya ada pemberdayaan dari pemerintah supaya seni dan musik keroncong dapat perhatian lagi," tambahnya.

Nanda-b.jpg

Oleh karena itu, ia pun berharap  pasangan pememimpin Kota Malang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Yaqud Ananda Gudban menyatakan solusi masalah-masalah harus sudah dicanangkan dalam program yang diusung dirinya dengan Pak Wanedi. 

Nanda mengatakan, pasangan Menangkan Nanda Wanedi (Menawan) telah memogramkan pengangkatan kesenian dan budaya lokal sebagai identitas Kota Malang hingga mengembalikan Kota Malang sebagia barometer musik.

"Oleh karenanya mudah-mudahan dengan keberadaan konunitas ini harus terus dihidupkan agar bisa menghasilkan generasi muda pecinta musik keroncong," ucapnya. (*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration