Senin, 26 Februari 2018
Opini Opini

Murahnya Nilai Kata 'Maaf'

Murahnya Nilai Kata 'Maaf' Abid Zamzami SH.,MH Dosen FH Unisma. (Grafis: TIMES Indonesia)
Kamis, 15 Februari 2018 - 23:48

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebagai umat manusia tentunya sangat tidak bisa untuk menghindari perbuatan yang salah yang membuat orang lain terluka dikarenakan manusia adalah makhluk tidak sempurna. Ingatkah kita dengan video yang sempat viral yaitu Iwan kodok seorang Ahoker yang memakai baju kotak-kotak marah-marah di TPS yang sesumbar dengan yang menantang TNI dengan ucapan "Eh siapa itu tadi anak kecil, heh tentara aja gue potong di sini apalagi elu he," teriaknya dengan penuh emosi.

Ada juga video perlakuan tidak menyenangkan kepada jurnalis stasiun televisi NET yang dilakukan oleh Kashira Uozumi. Kejadian menjadi viral di para netizen dan akhirnya pelaku mengunggah video permintaan maaf di akun istagramnya.

Yang terakhir yang sempat heboh yaitu di acara salah satu stasiun televisi dimana terdapat lomba makan krupuk tetapi talinya dipasang disalah satu kaki peserta lain dan salah satu pesertanya adalah anggota TNI. Dan akhirnya pihak stasiun televisi membuat surat permintaan maaf pada TNI. Dan masih banyak contoh peristiwa-peristiwa yang aneh dan nyeleneh, kemudian diviralkan oleh beberapa netizen.

Kata “maaf” merupakan kata yang sering kita dengar yang salah satu artinya adalah “ungkapan permintaan ampun atau penyesalan”. Dan kita sebagai umat manusia pasti tidak akan pernah luput dari yang namanya kesalahan.

Pewarta : Abid Zamzami (CR-057)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration