Kamis, 20 September 2018
Peristiwa - Daerah

Terkait Atap Paviliun Ambruk, Ini Peryataan RSAL dr Ramelan

Terkait Atap Paviliun Ambruk, Ini Peryataan RSAL dr Ramelan Pasien RS Angkatan Laut dr. Ramelan Surabaya saat dievakuasi keluar ruangan. (FOTO: Istimewa)
Minggu, 18 Maret 2018 - 14:22

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pihak TNI AL dalam hal ini RS Angkatan Laut dr. Ramelan Surabaya, menyatakan keprihatinan dan permohonan maaf menyusul ambruknya atap ruang paviliun rawat inap, Minggu (18/3/2018).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi minggu sekitar pukul 08.20 WIB tersebut, namun empat pasien terluka pada bagian kepala.

Berikut pernyataan lengkap manajemen RS Angkatan Laut dr Ramelan:

TNI AL serta jajaran Rumah Sakit dr. Ramelan menyampaikan keprihatinannya yang mendalam terhadap musibah ini khususnya kepada para pasien. Meskipun tidak jatuh korban jiwa, pasien yang berada di dalam ruangan tersebut mendapatkan luka ringan dan telah langsung mendapatkan penanganan dari tim medis.

Merespon musibah ini, bukan saja langsung menerjunkan tim Medis untuk evakuasi pasien, pihak TNI AL pun segera menerjunkan tim Pengamanan, Provost, serta Personel Jaga guna mengamankan area yang runtuh, untuk meminimalisir dampak kerugian baik personel, dan material lebih jauh lagi di lokasi tersebut. 

Sampai dengan keterangan pers ini diturunkan, Pasien  yang berada diruang Paviliun VII B berjumlah 7(tujuh) orang telah berhasil dievakuasi, dan 3 (tiga) orang yang mengalami luka ringan telah ditangani (dua orang luka lecet dan satu luka sobek satu jahitan di kepala).

Musibah runtuhnya atap bangunan tersebut menurut keterangan salah satu perawat jaga, terjadi pada pukul 08.20 WIB, tiba- tiba terdengar suara keras seperti gempa, setelah itu secara serentak atap Paviliun VII B tempat rawat inap pasien laki-laki mendadak ambruk. 

Saat ini sedang dilaksanakan investigasi dan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya musibah tersebut, sekaligus pendataan kerugian material oleh pihak TNI AL. 

Hasil dari investigasi dan penyelidikan terhadap peyebab musibah ini akan diinformasikan lebih lanjut. Akan menjadi evaluasi penting bagi TNI AL khususnya jajaran RSAL dr. Ramelan, sehingga kedepan tidak akan terjadi hal yang serupa.

Demikian keterangan pers Dinas Penerangan Angkatan Laut. (*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration