Rabu, 19 Desember 2018
Wisata

Pesona Danau Aur Musi Rawas Sumsel

Pesona Danau Aur Musi Rawas Sumsel Pesona Danau Aur Musi Rawas, Sumsel. (FOTO: Kompas)
Minggu, 18 Maret 2018 - 13:03

TIMESINDONESIA, MUSI RAWAS – Danau Aur Musi Rawas, Sumatera Selatan ternyata menyimpan pesona dan potensi ekonomi bagi masyarakat. 

Wisata Danau Aur Sumber Harta Musi Rawas saat ini adalah salah satu tujuan utama masyarakat Mura (Musi Rawas), Lubuklinggau, dan sekitarnya untuk menikmati keindahan alam.

Infomasi yang dihimpun TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) dari Info LLG,  objek wisata Danau Aur ini sangat diminati terutama pada saat hari libur.

Jika datang ke sini biasanya pengunjung membawa serta seluruh anggota keluarga untuk bersama-sama bersantai menikmati keindahan lokasi wisata alam tersebut.

Tidak hanya itu, saat ini objek wisata Danau Aur juga sering dijadikan tempat untuk hunting foto bahkan ada juga yang foto prewedding di sini.

Danau Aur sebenarnya adalah merupakan induk irigasi dari Sungai Aur. Danau ini, merupakan rawa di bagian hulu sungai aur yang berfungsi untuk mengaliri sawah masyarakat Sumber Harta.

Dengan luas sekitar 40 hektar dan sedalam 20 meter, danau ini mulai berdiri pada tahun 2011.

Pada awal didirikannya, Danau Aur ini tidak terlalu ramai. Namun, melihat potensi yang diberikan yang di danau ini, maka pemerintah daerah kabupaten Musi Rawas akhirnya terus melakukan peningkatan fasilitas yang signifikan.

Hingga saat ini sudah banyak wisatawan, baik lokal maupun asing yang datang mengunjungi Danau Aur.

Jika Anda ingin mengunjungi Danau Aur ini dari Kota Lubuklinggau, maka waktu tempuh yang diperlukan adalah sekitar 30 menit sampai dengan 1 jam.

Jadi, dari Simpang Priuk Kota Lubuklinggau dapat Anda jadikan patokan untuk menuju lokasi.

Setelah sampai di Simpang Priuk, maka lanjutkan menuju kecamatan Sumber Harta. Setelah sampai di desa Sumber Jaya, maka Anda dapat dengan mudah melihat objek wisata ini, mengingat lokasi Danau yang berada tepat di pinggir jalan. (*)

Jurnalis : Fathur Rochman
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration