Minggu, 23 September 2018
Peristiwa - Daerah

Jelang Hari Raya Nyepi, Pecalang dan Banser Tunjukan Keharmonisan

Jelang Hari Raya Nyepi, Pecalang dan Banser Tunjukan Keharmonisan Para pecalang dan GP Ansor serta Banser saat bersama-sama melakukan pengamanan perayaan hari Raya Nyepi. Jumat (16/3/2018).(FOTO: IST/TIMES Indonesia)
Jum'at, 16 Maret 2018 - 19:26

TIMESINDONESIA, BULELENG – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru 1940 Caka. Pada Sabtu (17/3/2018) besok. 

Selain polisi dan para pecalang, pengamanan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi juga dilakukan Banser Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kecamatan Gerokgak Buleleng, Bali.

Pengamanan bersama antara Pecalang dan Banser di wilayah Gerokgak ini, sudah menjadi kegiatan rutin pada saat hari raya, baik hari raya Agama Hindu maupun Islam.

Banser-dan-pacalang-di-Bali-B.jpg

Ketua GP Ansor Kecamatan Gerokgak, Abdul Karim Abraham mengatakan, pada perayaan Nyepi kali ini, setidaknya ada 130 anggota Banser yang tersebar di 12 Desa se Kecamatan Gerokgak ikut melakukan pengamanan Nyepi.

"Jauh sebelum hari ini, kami sudah berkoordinasi dengan satuan kemanan lainnya, seperti Pecalang dan pihak Kepolisian," ucapnya, Jumat (16/3/2018).

Bahkan, Karim melanjutkan, keterlibatan Banser ini merupakan permintaan dari pihak pemerintah dari masing-masing desa yang bersurat secara resmi.

Banser-dan-pacalang-di-Bali-C.jpg

Karim menegaskan bahwa kebersamaan ini merupakan panggilan hati untuk terus menjaga keharmonisan Bali antara Hindu yang diwakili oleh Pecalang, dan Islam yang direpresentasikan oleh GP Ansor atau Banser.

"Bagaimanapun kondisi ini harus dijaga, karena ini merupakan warisan peradaban dari para sesepuh kami di Bali, sesepuh kita baik Hindu maupun Islam tidak pernah terjadi konflik, jadi keharmonisan ini tanggung jawab bersama," kata Karim. (*)

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration