Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Nasional

Mahasiswa UWG Wujudkan Kampung Stroberi

Mahasiswa UWG Wujudkan Kampung Stroberi Green house karya mahasiswa KPM UWG di Desa Pandanrejo. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
Rabu, 14 Februari 2018 - 13:00

TIMESINDONESIA, MALANG – Wilayah Kota Batu terkenal dengan produk hortikultura dan ikon sebagai Kota Wisata. Berbagai potensi alam yang ada dikemas dan "dijual" untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal yang sama dilakukan oleh mahasiswa Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang yang sedang melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu baru-baru ini.

Mata pencaharian utama masyarakat Dusun Pandan adalah budidaya stroberi. Buah mungil berbentuk kerucut berwarna merah ini berproduksi sangat bagus pada musim kemarau, dan cenderung musnah pada musim penghujan. Hampir seluruhnya gagal panen karena kondisi tanaman yang mudah rapuh oleh hujan. Dan ini membuat para petani Dusun Pandan kehilangan rejeki pada musim hujan. 

Kondisi ini menarik perhatian para mahasiswa. Melalui diskusi dengan kelompok tani, dibuatlah sebuah green house sederhana berkerangka bambu, kayu dan pipa pvc dengan penutup atau atap dari plastik.

Kampung-Stroberi-2.jpgIkon dan rak display strowberry di rumah-rumah warga.

Green house ini antara lain berfungsi untuk melindungi tanaman dari angin, teriknya sinar matahari, curah hujan dan serangan hama penyakit. Green house berukuran 6 x 12 meter ini terletak di tengah-tengah kebun strowberry dan dilengkapi pula dengan pipa-pipa yang dapat mengalirkan dan menyalurkan air dengan lebih efektif dan efisien. 

Harapan para mahasiswa, green house ini adalah pilot project yang kemudian diikuti oleh para perani strowberry lainnya. Dosen Pembimbing Mahasiswa (Bingma) KPM, Dr. Ir. Tri Wardhani, MP, menyampaikan bahwa biaya pembuatan green house ini relatif murah bila dibandingkan dengan kemanfaatannya yang cukup besar. 

"Ini hanya sekadar contoh. Setelah tau kemanfaatannya diharapkan masyarakat dapat membuat dengan bahan dan kondisi yang lebih baik lagi. Harapan ke depan dusun ini juga menjadi destinasi wisata dan edukasi strowberry bagi masyarakat," imbuh Tri Wardhani, dosen Fakultas Pertanian yang pernah berhasil mengantarkan Reka "Echo-banana" Puspita menuju gelar Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) di Pontianak. 

Untuk mewujudkan Kampung stroberi di wilayah tersebut, mahasiswa juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana antara lain melengkapi setiap rumah dengan rak display stroberi, pembuatan papan petunjuk arah dan ditempat-tempat strategis membuat lukisan dinding dengan gambar-gambar stroberi. 

KPM UWG 2018-1 sudah berakhir. Seluruh peserta, juga sivitas akademika UWG berharap apa yang diinisiasi oleh para mahasiswa KPM dilanjutkan dan dikembangkan semata-mata untuk lebih menyejahterakan masyarakat setempat. (*)

Jurnalis : Rita Hanafie (CR-059)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration