Senin, 17 Desember 2018
Peristiwa

Rancangan Awal RPJMD, Wali Kota Batu Menyerahkan ke DPRD

Rancangan Awal RPJMD, Wali Kota Batu Menyerahkan ke DPRD Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat ditemui awak media usai menyampaikan nota pengantar rancangan awal RPJMD Kota Batu 2018-2022, Jumat (9/3/2018) petang di gedung DPRD Kota Batu. (Foto: Ferry/TIMES Indonesia)
Jum'at, 09 Maret 2018 - 19:03

TIMESINDONESIA, BATU – Rancangan Awal Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu lima tahun ke depan telah disusun. Dokumen rancangan tersebut diserahkan kepada DPRD Kota Batu untuk dicermati.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyerahkan rancangan awal RPJMD Kota Batu tahun 2018 - 2022 kepada Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo.

Penyerahan dokumen tersebut dilakukan usai penyampaian nota pengantar Rancangan Awal RPJMD Kota Batu 2018 - 2022 pada Sidang Paripurna, Jumat (9/3/2013) di ruang rapat utama DPRD Kota Batu.

Pada penyampaian nota pengantar, Dewanti menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, pemerintah daerah memiliki kewenangan menyusun RPJMD, sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. 

Dia mengatakan, RPJMD adalah pengejawantahan janji-janji politik yang tertuang dalam visi misi kepala daerah terpilih. Sekaligus merupakan perwujudan penggambaran keinginan dan harapan masyarakat.

"Yang diselaraskan dengan isu-isu strategis permasalahan pembangunan serta potensi keunggulan daerah," lanjutnya.

Sementara itu, Cahyo Edi mengatakan, setelah diterimanya rancangan awal RPJMD, DPRD Kota Batu akan membahasnya melalui Pansus yang akan dibentuk pada hari ini juga. 

"Ada waktu sepuluh hari untuk membahas rancangan awal ini sejak disampaikan. Jadi terhitung sejak hari ini," jelasnya.

Sesuai ketentuan, proses penyusunan RPJMD sendiri, paling lambat 6 bulan setelah wali kota dan wakil wali kota dilantik, tepatnya pada 26 Juni 2018 mendatang.

Dewanti Rumpoko - Punjul Santoso secara resmi dilantik pada 27 Desember 2017 lalu. Pelantikan dipimpin Gubernur Jawa Timur, Sukarwo di Gedung Grahadi, Surabaya. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Sukma

Komentar

Registration