Selasa, 21 Agustus 2018
Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pendidikan

Lebih Dekat dengan Dubes RI untuk Azerbaijan yang Down to Earth

Lebih Dekat dengan Dubes RI untuk Azerbaijan yang Down to Earth Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Azerbaijan berpoto bersama delegasi Universitas Islam Malang yang terdiri dari Rektor, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si; Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama,
Kamis, 08 Maret 2018 - 14:43

TIMESINDONESIA, MALANG – Husnan Bey Fananie, adalah pria kelahiran Jakarta, 13 November 1967. Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo yang telah menamatkan pendidikan S1, S2, dan S3 nya bertutur-turut di University of the Punjab, Lahore, Pakistan dan Rijks Universiteit Leiden, the Netherlands, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kisah hidupnya sangat unik, sebelum akhirnya menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Azerbaijan.

Semasa kuliah, Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA pernah menjadi penjual koran, pengurus takmir dan guru mengaji di sebuah masjid di Netherlands. Bahkan untuk mendaftar ke jenjang Strata 2 (S2) ia pernah tidak memiliki uang jaminan sebagai syarat untuk mendaftar sehingga terpaksa ia harus meminjam uang jaminan kuliah dari salah satu orang tua wali murid di masjid tempatnya mengajar mengaji. 

Untuk mencukupi biaya perkuliahannya ia tidak malu malu untuk berwirausaha. "Semasa kuliah saya juga pernah menjadi tour guide dan mengelola biro ibadah haji dan umroh di Netherlands, saya tidak malu dan yang penting "halal" toh," ungkapnya dengan senyum yang terbuka lebar.

Jamuan-Makan.jpgJamuan makan untuk delegasi Universitas Islam Malang dari Bapak Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA bersama Istri di Dubes RI untuk Azerbaijan

Pria multi talenta yang dikaruniai dua orang anak (Kifah Gibraltar Bey Fananie dan Rumi Cahaya Nurani Bey Fananie) dan beristrikan Hj. Dian Sarastien Indah, SE ini jugamemiliki jiwa seni yang tidak diragukan lagi. 

Mulai dari melukis, bermain musik, sampai menulis puisi. Salah satu buku antologi Puisinya dengan Judul "Ranahku Kasihku" yang terbit di tahun 2016 telah mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan termasuk budayawan.

Jurnalis : Imam Wahyudi K (CR-057)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration