Selasa, 20 November 2018
Peristiwa - Daerah

Siswa yang Menghabisi Nyawa Gurunya Menyerahkan Diri ke Polres Sampang

Siswa yang Menghabisi Nyawa Gurunya Menyerahkan Diri ke Polres Sampang Ahmad Budi Cahyono, guru mata pelajaran Seni Rupa SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang, meninggal dunia di rumah sakit dr Soetomo Surabaya. (FOTO: Polda Jawa Timur)
Jum'at, 02 Februari 2018 - 14:03

TIMESINDONESIA, SAMPANG – Siswa SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, berinisial HL diantar keluarganya menyerahkan diri ke Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (2/2/2018) diri hari. Siswa kelas XI tersebut, menganiaya gurunya hingga meninggal dunia. 

“Setelah kami mendatangi keluarganya, akhirnya pelaku menyerahkan diri,” ujar Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto.

Pasca peristiwa penganiayaan itu, anggota Polres Sampang langsung dikerahkan untuk mendatangi rumah pelaku di Dusun Brekas, Desa Torjun Timur, Kecamatan Torjun. Sebagian anggota juga diterjunkan ke rumah korban untuk meredam kemungkinan adanya aksi balasan.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti. Selain itu, juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujar mantan Kasar Narkoba Polres Bangkalan itu. 

Seperti diberitakan sebelumnya, guru kesenian SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Budi Cahyono meninggal dunia pada, Kamis (1/2/2018) di RSU dr Soetomo Surabaya, sekitar pukul 21.40 WIB. 

Guru sukwan tersebut, menderita patah tulang leher tulang dan pecah pembuluh darah setelah dianiaya HL saat pelajaraan kesenian lukis berlangsung. Penganiayaan ini, dipicu masalah HL yang tidak terima ditegur oleh Budi Cahyono. (*)

Jurnalis : Doni Heriyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration