Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pangan

Bersama Petani, Babinsa Gapura Siap Wujudkan Ketahanan Pangan

Bersama Petani, Babinsa Gapura Siap Wujudkan Ketahanan Pangan Sertu Erwin membantu petani untuk melakukan pemupukan padi. (FOTO: Ridwan/ TIMES Indonesia)
Kamis, 11 Januari 2018 - 16:45

FOKUS BERITA

Ketahanan Pangan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil Gapura, Kodim Sumenep, Sertu Erwin, membantu warga binaannya menanam padi di sawah.

Selain membantu tanam padi  Sertu Erwin juga membantu petani untuk proses pemupukan. "Perlu kita perhatikan, karena salah satu tahap yang menjadikan tanaman padi, jagung, kedelai ataupun tanaman yang lain tumbuh dan berkembang dengan bagus adalah dari proses pemupukannya," jelas Erwin.

Dosis pemupukan tanaman padi, jelas Erwin, sangat variatif antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Begitu juga antara petani yang satu dengan petani yang lain, serta antar musim juga berbeda.

"Kalau menurut saya apabila boleh menyarankan atau merekomendasikan justru gunakan ilmu titen Anda. Maksudnya cobalah dengan dosis yang kecil dulu, kalau hasilnya kurang bagus baru dinaikkan dosisnya pada musim yang akan datang. Anda tentunya yang lebih paham dengan kondisi tanah yang Anda tanami," kata Srt Erwin.

Sebagai gambaran saja, untuk tanah normal pemerintah memberikan rekomendasi pupuk untuk tanaman padi sebagai berikut. Urea sebesar 200 kg - 250 kg, SP36 100 kg - 150 kg dan KCl 75 kg - 100 kg. Jika menggunakan NPK dosisnya adalah 100 kg urea dan 300 kg NPK.

"Itu hanya dosis anjuran, untuk menentukan dosis secara tepat maka anda harus melakukan uji coba pada tanah milik anda sendiri baik itu antar musim maupun antar lokasi," terangnya.

Babinsa membantu petani warga binaan memupuk padi di lahan milik Atmawi di Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Rabu, (10/1/2018).

"Pada kesempatan ini juga saya menyesuaikan dengan cara Pak Atmawi warga binaan wilahum Koramil 0827/16 Gapura untuk pemupukan tanaman padinya. Walaupun sesuai anjuran seperti yang saya sampaikan tadi. Yang jelas Pak Atmawi sudah paham dan tahu bagaimana kemauan unsur hara yang ada didalam tanah miliknya dengan seberapa banyak pupuk yang harus diberikannya," jelas Sertu Erwin. (*)

Jurnalis : Ridwan Sutarjo (DJ-030)
Editor : AJP 1/ DJ 008
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration