Minggu, 19 Agustus 2018
Peristiwa - Daerah

Pelaku Tawuran di Alun-alun Kraksaan Ditangkap

Pelaku Tawuran di Alun-alun Kraksaan Ditangkap Aparat TNI dan Polri saat melerai tawuran di alun-alun Kraksaan (FOTO: Dicko/TIMES Indonesia)
Senin, 29 Januari 2018 - 12:00

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Masih ingat dengan peristiwa tawuran di alun-alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Jatim, Sabtu (27/1/2018) kemarin, yang menyebabkan satu orang korban bersimbah darah akibat dihantam dengan batako? Kini satu pelaku barhasil diamankan.

Satu orang pelaku yang diamankan adalah  MH (16) warga Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Sementara pelaku lainnya, masih dalam pengejaran.

Polisi telah mengantongi nama-nama pelaku yang masih DPO, yang berasal dari Kabupaten dan Kota Probolinggo, mereka rata-rata masih duduk di bangku SMP dan SMA.   

Kapolsek Kraksaan Kompol Budi Harianto, mengatakan sementara masih satu orang pelaku yang berhasil diamankan. Ada empat orang pelaku semua, tiga pelaku lainnya masih DPO. Empat pelaku masih di bawah umur semua.

“Masih dalam proses penyidikan terhadap satu orang pelaku. Dan kami masih mengumpulkan bukti-bukti. Sementara tiga pelaku lainnya masih dam proses penyelidikan, namun nama-namanya sudah kami kantongi,” terang Kapolsek Budi, Senin (29/1/2018).

Para pelaku kata Budi, melanggar Pasal 170 Ayat (1) ke 2e  KUHP.

Diberitakan sebelumnya, sekelompok geng motor terlibat tawuran saat pagelaran Dangdut Gembira di alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Sabtu (27/1/2018).

Akibat tawuran antara dua kubu geng motor tersebut, satu orang mengalami luka parah hingga kritis. Korban, yang diketahui bernama Romli, (23) warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, harus dilarikan ke rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan, karena luka di kepala akibat di hantam batako.

Dari ketengan yang dihimpun dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, salah satu geng motor menggunakan pistol, saat tawuran berlangsung. Karena memegang pistol, kubu korban langsung lari berhamburan, dan korban sempat diamuk dengan batako, hingga bersimbah darah. (*) 

Jurnalis : Dicko W
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration