Minggu, 19 Agustus 2018
Peristiwa - Daerah

Bondowoso Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Lewat Program Stop Berduka

Bondowoso Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Lewat Program Stop Berduka Launchig program Stop Berduka oleh Bupati Bondowoso, Amin Said Husni. (FOTO: Sofy/TIMES Indonesia)
Rabu, 24 Januari 2018 - 14:55

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso meluncurkan program Sinergi Total Pencegahan Bersalin di Dukun Bayi dan Selamatkan Ibu (Stop Berduka). 

"Program Stop Berduka ini merupakan upaya pemerintah menekan angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di Bondowoso dan resmi kita launching di tingkat Kabupaten dan sudah ditindaklanjuti keseluruh desa," tutur Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr Imron, Rabu (24/1/2018).

Ia menjelaskan program Stop Berduka melibatkan seluruh stakeholder baik pemerintah tingkat kabupaten, kecamatan sampai desa.

Stop-Berduka.jpg

Dalam program ini, pemerintah Bondowoso juga membangun kemitraan dengan dukun bayi untuk tidak melakukan tindakan persalinan dan membawa ibu bersalin ke tenaga medis terdekat. 

"Dukun bayi tidak boleh melakukan tindakan persalinan. Kalaupun sudah terlanjur melahirkan misalnya, dukun bayi tetap harus memanggil tenaga kesehatan," katanya. 

Jurnalis : Aminatus Sofya
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration