Senin, 26 Februari 2018
Opini

Pentingnya Transformasi Pembelajaran: Tanggapan atas Tulisan Saudara Hayat

Pentingnya Transformasi Pembelajaran: Tanggapan atas Tulisan Saudara Hayat Muhammad Yunus, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Islam Malang. (Grafis: TIMES Indonesia)
Kamis, 28 Desember 2017 - 06:01

TIMESINDONESIA, MALANG – Tulisan ini mencoba melihat persoalan dalam perspektif lain bukan semata pendapat yang berbeda atau dissenting opinion atas apa yang ditulis oleh Saudara Hayat, Dosen Universitas Islam Malang, di Media kebanggan kita bersama ini, TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), pada Rabu (27/12/2017). 

Dalam tulisannya, Saudara Hayat menulis tentang Plagiasi sebagai kejahatan akademik.

Awal tulisannya Saudara Hayat menyatakan tentang keprihatinannya tentang kondisi mahasiswa yang notabene sebagai masyarakat ilmiah tetapi tidak mengindahkan etika akademik sebagaimana mestinya (para.1). 

Dijelaskan sebagai bagian dari masyarakat akademik para mahasiswa bercengkrama dengan karya tulis, berdialog dengan buku, artikel, makalah, dan lain sebagainya (para.2). Namuan demikian, disinyalir mahasiswa seringkali melakukan copy paste atau dalam istilah Bahasa Indonesia yang baku disebut salin tempel yang kemudian diakuinya sebagai karyanya sendiri atau melakukan plagiasi (para. 4). 

Banyaknya mahasiswa melakukan perilaku tidak jujur ini menurut Saudara Hayat karena kemudahan akses Internet yang dengan mudah menyediakan apa yang ditugaskan kepada mahasiswa (para. 7). 

Akibatnya mahasiswa melakukan berbagai cara yang salah satunya mengambil dari Internet (plagiat) dengan tujuan yang penting tugas selesai dan tanggung jawab selesai aman tanpa ada proses membaca apalagi sampai mempelajari dan memahaminya (para. 8). 

Pewarta : Muhammad Yunus (CR-057)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration