Selasa, 20 November 2018
Kesehatan

Awas, Sakit Kepala Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya Lho

Awas, Sakit Kepala Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya Lho ILUSTRASI - Waspada terhadap sakit kepa tiba-tiba (FOTO: hellosehat)
Senin, 08 Januari 2018 - 05:30

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sakit kepala adalah gejala yang sangat umum terjadi dan memiliki jenis yang bermacam-macam. Meski merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi, Anda tetap harus waspada. Menurut Mark Morocco, MD, seorang profesor di University of California, Los Angeles Medical Center, Amerika Serikat, ada beberapa tanda peringatan bahwa sakit kepala yang Anda rasakan bukanlah hal yang normal.

Sakit Kepala Tiba-Tiba
Saat Anda merasakan sakit kepala tiba-tiba, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa Anda mengalami subarachnoid hemorrhage atau perdarahan di dalam otak yang disebabkan oleh aneurisma, yaitu pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah. Menurut Morocco, sakit kepala jenis ini masuk dalam kategori berbahaya.

Sakit Kepala Disertai Demam
Sakit kepala yang parah disertai demam bisa menjadi pertanda adanya meningitis, ensefalitis atau pembengkakan otak. Jika hal ini disertai dengan kondisi mental yang tidak stabil, kemampuan Anda untuk mengenali orang-orang di sekitar akan menurun. Kondisi ini juga harus ditangani secara cepat.

Sakit Kepala di Sekitar Mata
Jika Anda merasakan sakit kepala yang dibarengi dengan sakit pada daerah mata, dan jika Anda merasakan adanya gangguan penglihatan, ini adalah kondisi yang berbahaya. Menurut Morocco, kemungkinan Anda menderita glaukoma akut atau tersumbatnya aliran darah yang menyebabkan tekanan di daerah mata.

Sakit Kepala di Sekitar Pelipis
Pada beberapa kasus, sakit kepala jenis ini tidak mengindikasikan bahaya yang serius. Akan tetapi, jika Anda berusia di atas 50 tahun dan sakit kepala ini terjadi pada salah satu atau kedua pelipis, itu bisa menjadi tanda arteritis temporalis (peradangan pada pembuluh darah). Jika hal ini disertai demam dan penglihatan buram, segera temui dokter.

Jika Anda merasakan kondisi seperti yang disebutkan di atas, jangan berpikir dua kali untuk segera memeriksakan diri ke dokter. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Indonesia

Komentar

Registration