Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pendidikan

Begini Cara Rektor Unisma Bangun Diplomasi di Australia

Begini Cara Rektor Unisma Bangun Diplomasi di Australia Pemberian cinderamata oleh rektor Unisma ke konsulat RI di Darwin, Australia. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Senin, 18 Desember 2017 - 12:49

TIMESINDONESIA, MALANG – Selain melakukan berbagai macam kerjasama, selama kunjungan kerja rombongan Unisma di Darwin, NT, Australia, Rektor Unisma terus mengepakkan sayap. Unisma menjalin networking dengan berbagai elemen.

Setelah sebelumnya sukses melakukan penandatanganan MoU dengan Indonesian Islamic Friendship Association (IIFA) dan Islamic Society of Darwin (ISD) dengan berbagai program konkret di dalamnya, Rektor Unisma Prof Dr Maskuri, MSi. terus menjalin komunikasi dengan konsulat RI di Darwin, Australia, Minggu (17/12/2017).

“Konsulat RI di Darwin ini sangat strategis untuk pengembangan dan supporting warga Indonesia yang ada di Darwin atau mereka yang akan ke Darwin. Unisma mempunyai tanggung jawab untuk mengantarkan hal itu terlebih pluralitas masyarakat Darwin yang sangat sesuai dengan misi Islam Rahmatal lil alamin yang diperjuangan Unisma,” jelas Maskuri.

Di samping itu, salah satu pendekatan yang dilakukan rektor adalah berpantun. Pantun adalah cara komunikasi yang santai, penuh keakraban, dan bisa dijadukan alat diplomasi. Terekam beberapa pantun rektor Unisma dalam acara perpisahan Konsul RI di Darwin.  

Darwin indah pujaan hati 
masyarakat muslim dapat simpati 
guyub rukun kunci sejati  
membangun masyarakat dengan ridla ilahi. 

Jurnalis : Muhammad Yunus (CR-057)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration