Senin, 26 Februari 2018
Peristiwa - Nasional

Saat Megawati Menyoal Ketahanan Pangan

Saat Megawati Menyoal Ketahanan Pangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Sabtu, 16 Desember 2017 - 18:29

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan harusnya kebijakan pangan pemerintah adalah soal kedaulatan pangan, bukan ketahanan pangan.

Menurut Megawati, kedaulatan pangan dan ketahanan pangan adalah dua hal yang sangat berbeda

"Disebutnya kita harus selalu mempertahankan pangan kita. Kami tak setuju hal itu. Yang harus dilakukan sebenarnya adalah kedaulatan pangan kita," kata Megawati saat pidato dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tiga Pilar PDI Perjuangan di ICE-BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (16/12).

Ketahanan pangan, katanya, hanyalah berorientasi kepada ketersediaan pangan tanpa mempedulikan asal muasalnya.

"Maka kegiatan impor pangan pun menjadi hal biasa tanpa mempedulikan nasib petani dan pelaku industri pangan dalam negeri," kata putri Bung Karno ini.

Menurut dia kedaualatan pangan adalah ketersediaan pangan yang pertama kali dan harus pertama berasal dari dalam negeri, dari negeri sendiri.

"Baru kalau tak ada barangnya, hasil pangannya, baru boleh minta bantuan bangsa lain," tambahnya.

"Bukan berarti saya antiasing. Tidak sama sekali. Tapi inilah bagi kami makna kedaulatan pangan," katanya.

Hadir dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Ketiga BJ Habibie, dan para menteri Kabinet Kerja.‎

Rakornas yang bertema 'Berdikari untuk Indonesia Raya' ini juga dihadiri beberapa peserta seperti kepala daerah dari PDI Perjuangan, pengurus partai di daerah, dan anggota DPR/DPRD. (*)

Pewarta :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Sukma

Komentar

Registration