Peristiwa - Daerah

570 Personel Amankan Nataru 2018 di Jember

570 Personel Amankan Nataru 2018 di Jember Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan Bupati Jember saat melihat kesiapan personel dalam gelar apel operasi lilin semeru 2017. (FOTO: Angga/TIMES Indonesia).
Kamis, 21 Desember 2017 - 18:44

TIMESINDONESIA, JEMBER – Menjelang peringatan Natal 2017 dan tahun baru 2018, Kepolisian Resor (Polres) Jember menyiapkan 570 personel untuk melakukan pengamanan di tempat peribadatan dan keramaian.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, apel pasukan Operasi Lilin Semeru 2017 ini melibatkan 570 personel dari 455 personel polri, 115 dari instansi samping seperti TNI, Dishub, Satpol PP dan Orari.

"Pengerahan pasukan ini sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan natal dan tahun baru," ujarnya usai apel di Alun-alun Jember, Kamis (21/12/2017).

Untuk mengatasi kerawanan, AKBP Kusworo Wibowo menyampaikan akan membagi 6 titik pos pelayanan dan pengamanan guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas dan kemacetan lalu lintas.

Polres-Jember-faida.jpg

"6 titik dibagi menjadi dua, yakni 4 titik pos pengamanan akan ditaruh di Pondok Dalem, Terminal Tawang Alun, alun-alun, dan garahan Kecamatan Silo. Sedangkan 2 pos lainnya yakni pos pelayanan yang ditempatkan di Papuma dan Watu ulo sebagai antisipasi keramaian saat wisata," imbuhnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan Polres Jember bersama Dishub akan memantau melalui CCTV titik-titik rawan macet.

"Dari CCTV akan diketahui titik mana saja yang macet, sehingga petugas langsung menuju TKP untuk mengatur lalu lintas," tuturnya.

Kusworo menambahkan, sterilisasi gereja akan dilakukan tanggal 22 Desember 2017 dan menyesuaikan kegiatan dari masing-masing gereja.

MOU.jpg

"Kita akan lakukan sterilisasi dari Brimob kemudian akan berkoordinasi dengan polsek setempat untuk melakukan pengamanan," kata Kusworo.

Selain itu juga, demi keamanan semua pihak, Kusworo menegaskan tidak akan ada sweeping dari ormas manapun jelang natal dan tahun baru ini. Maka bila ada yang melakukan sweeping akan segera ditangkap.

"Ormas sudah dikomunikasikan dan semua tidak ada yang sweeping," tutupnya. (*)

Jurnalis : Angga Juli Setiawan
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration