Kesehatan

Jangan Remehkan Dehidrasi Berat, Ini Risikonya

Jangan Remehkan Dehidrasi Berat, Ini Risikonya ILUSTRASI. Rasa sangat haus menjadi salah satu tanda mengalami dehidrasi berat. (FOTO: vebma.com)
Rabu, 20 Desember 2017 - 03:40

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dehidrasi berat terjadi ketika tubuh kehilangan cairan dalam jumlah banyak dibandingkan cairan yang masuk. Kondisi ini umumnya dapat dikenali dari rasa sangat haus dan badan terasa lemas.

Jangan pernah meremehkan dehidrasi berat, karena bisa memicu kondisi yang membahayakan tubuh Anda. Dilansir dari Alo Dokter, jika dibiarkan tanpa pengobatan, dehidrasi berat bisa memicu sejumlah kondisi dan masalah kesehatan seperti berikut.

Kejang
Ketika kadar elektrolit di dalam tubuh tidak seimbang, kontraksi otot bisa terjadi dan seseorang akan mengalami kejang-kejang dan terkadang hilang kesadaran.

Gangguan Ginjal
Dehidrasi yang terjadi secara berulang dan berkepanjangan bisa menyebabkan batu ginjal, infeksi saluran kemih, sampai gagal ginjal.

Syok Hipovolemik
Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah dan kadar oksigen di dalam tubuh menurun akibat volume darah yang kurang. Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa mengancam jiwa.

Hindari dehidrasi dengan mengonsumsi air minum yang banyak sebelum, selama dan setelah melakukan aktivitas. Bila perlu, tambah konsumsi air minum saat melakukan banyak aktivitas berat di ruang terbuka. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration