Peristiwa

Begini Cara Lapas Kelas II A Jember Mengenalkan Para Pelajar dengan Kehidupan di dalam Lapas

Begini Cara Lapas Kelas II A Jember Mengenalkan Para Pelajar dengan Kehidupan di dalam Lapas Pelajar SMA Shofa Marwa dan sejumlah narapidana membuat kue bersama di Lapas Kelas II A Jember. (FOTO:Dody/Times Indonesia)
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:14

TIMESINDONESIA, JEMBER – Sejumlah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember pada Selasa (12/12/2017), berkolaborasi dengan sejumlah pelajar dari SMA Shifa Marwa, Arjasa, Jember untuk membuat kue atau jajanan pasar. Tidak hanya membuat kue, kegiatan yang dilakukan di dalam lapas tersebut juga bertujuan untuk mengajak para pelajar untuk tidak lagi menganggap lapas sebagai tempat yang mengerikan.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak lapas dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Garwita. Salah satu aktifis LBH Garwita Ahmad Yani yang ikut mendampingi para pelajar dalam kegiatan itu mengatakan, kegiatan membuat kue bersama para pelajar merupakan salah satu program untuk mengenalkan masyarakat umum dengan warga binaan di dalam lapas.

Menurutnya, hal tersebut penting untuk dilakukan. Pasalnya, banyak orang yang membayangkan hal-hal buruk terkait kondisi di dalam lapas.

LAPAS-JEMBER1.DODY.jpg

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa di dalam lapas itu tidak seburuk yang dibayangkan. Di sini orang-orang juga bisa hidup normal dan bisa melakukan hal-hal yang positif," kata Yani kepada TIMES INDONESIA (timesindonesia.co.id).

LAPAS-JEMBER2.jpg

Yani menerangkan, kegiatan membuat kue bersama antara warga binaan dengan para pelajar baru kali ini diadakan di Lapas Kelas II A Jember. Dia menilai, kegiatan tersebut harus lebih sering diadakan oleh pihak lapas karena dapat mengasah kemampuan para narapidana di bidang tata boga.

"Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan dengan melibatkan beberapa sekolah. Saya berharap hasil dari kegiatan ini juga bisa meningkatkan keterampilan warga binaan dan mempromosikan kue-kue dari sini ke masyarakat di luar," ujarnya.

lapas-jember3.jpg

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Jember Sarju Wibowo menambahkan bahwa selain tata boga, warga binaan di dalam lapas juga dibina untuk memiliki berbagai keterampilan lain. Di antaranya keterampilan mengelas, membuat patung dari limbah kardus, dan sebagainya.

lapas-jember4.jpg

Menurutnya, berbagai kegiatan positif yang diikuti oleh seluruh warga binaan di sana dapat membantu meringankan hukuman badan yang sedang mereka jalani. "Dengan melakukan kegiatan positif mereka jadi tidak meras jenuh tinggal di sini dan merasa masa hukuman mereka lebih pendek karena menyibukkan diri di sini, tidak diam saja," imbuhnya. (*)

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Sukma

Komentar

Registration