Politik Pilkades Serentak Banyuwangi

Antar Kades Dilantik, Ribuan Warga Banyuwangi Penuhi Taman Sritanjung

Antar Kades Dilantik, Ribuan Warga Banyuwangi Penuhi Taman Sritanjung Ribuan warga berdiri di Taman Sritanjung melihat proses pelantikan kepala desa mereka dari jauh, yang digelar di dalam Pendopo Sabha Swagata Blambangan. (FOTO: Ahmad Suudi/TIMES Indonesia)
Senin, 11 Desember 2017 - 15:05

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Ribuan warga Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur datang ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan untuk mengantarkan kepala desa mereka dilantik Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (11/12/2017).

Rasa bangga, semangat dan harapan pembangunan desa yang lebih baik terlihat dari raut wajah mereka saat berdiri saat mengikuti jalannya acara.

Pendopo dan halamannya, sampai tak cukup menampung kehadiran warga desa itu, mereka pun menyemut di Taman Sritanjung. Demikian juga lahan untuk parkir, sampai kekurangan dan menggunakan jalan di depan Masjid Agung Baiturrahman dan lahan parkir Taman Sritanjung.

Salah satu kades yang dilantik adalah Mubirudin yang terpilih sebagai Kepala Desa Blimbingsari dalam pilkades serentak Banyuwangi, tanggal 18 November lalu. Dia datang ke acara pelantikan diantar 300 orang saudara dan tetangga yang langsung merubungnya setelah pelantikan selesai.

"Ada yang naik 3 bis, 60 orang setiap bis. Ada yang naik mobil Avanza, dan ada yang antar pakai motor, jumlahnya 20 motor," kata petugas hansip yang mendampinginya, sambil berlalu.

Pelantikan-Pilkades-Banyuwangi.jpg

Acara pelantikan di Pendopo hari ini diikuti 51 kades terpilih, yang harus bertugas segera setelah dilantik.

Dalam acara itu, Bupati Anas juga berpesan kepada seluruh kades agar segera membangun silaturahmi dengan semua pihak di desa masing-masing, termasuk kepada lawannya di pilkades serentak kemarin. Langkah itu bertujuan agar kondisi desa segera ter-recovery dengan baik dan pembangunan desa juga bisa cepat berlanjut.

"Kades ini kan dipilih langsung oleh rakyat, dan di desa ini kan banyak dinamikanya, jadi mereka harus lapang dada dan secepatnya datang ke semua pihak membangun silaturahmi," kata Anas.

Selanjutnya Anas berpesan agar kades fokus pada beberapa program seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan wanita, dan menekankan pembangunan pada e-village budgeting.

"Saya minta mereka fokus pada program, pembangunan infrastruktur karena tidak mungkin semua menggunakan APBD. Lalu e-village budgeting itu merupakan salah satu jalan melakukan pembangunan secara transparan," kata Anas. (*)

Jurnalis : Ahmad Suudi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration