Minggu, 19 Agustus 2018
Peristiwa - Daerah

Ribuan Warga Tonton Lomba Sound System di Lapangan Sumbersewu Banyuwangi

Ribuan Warga Tonton Lomba Sound System di Lapangan Sumbersewu Banyuwangi Giant Sound System asal Gresik saat mengikuti lomba sound system di Lapangan Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Kamis (14/6/2018) (FOTO: Riski/ TIMES Indonesia)
Kamis, 14 Juni 2018 - 23:08

TIMESINDONESIA, BANYUWANGILapangan Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, mulai Kamis (14/6/2018) pagi hingga siang mendadak ramai didatangi oleh ribuan orang. Mereka mau menonton lomba sound system.

Mulai usia muda hingga lanjut usia, datang berduyun-duyun mendatangi lapangan yang berada tepat di timur Balai Desa Sumbersewu ini.

Mereka ingin menyaksikan dan mendengarkan suara sound system dari para peserta dalam rangkaian gema takbir yang diselenggarakan oleh pemerintah desa setempat.

Giant-Sound-Sistem.jpg

Yang menarik perhatian, para peserta yang hadir dalam gelaran lomba sound system ini berasal dari seluruh wilayah Jawa Bali. 

Agus Kurniawan (35), Operator Giant Sound System asal Kota Gresik, Jawa Timur, ini mengaku jauh-jauh datang ke Banyuwangi hanya untuk mengadu suara sound systemnya dengan peserta lain.

"Ini event yang sangat luar biasa bagi kami para pecinta dan penghobi sound system. Sehingga ini bisa menjadi tolak ukur sejauh mana kemampuan kami," aku Agus saat ditemui TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id).

Giant-Sound-Sistem-C.jpgAgus Kurniawan, pemilik Giant Sound System asal Gresik saat setting audio dalam lomba sound di Lapangan Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Kamis (14/6/2018) (FOTO: Riski/ TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id))

Agus mengatakan, dirinya berangkat dari Gresik pada Selasa (12/6/2018) sekitar jam 3 sore bersama dengan tujuh orang rekannya.

Ia mengaku membawa satu set rangkaian yang kurang lebih terdiri dari Box Sap 15, Low 10, Mixed Digital 1, Genset serta beberapa alat lainnya.

"Setelah sampai di Banyuwangi alat-alat ini langsung kami set dan uji coba suaranya," jelasnya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, dengan mengikutsertakan sound system miliknya, secara tidak langsung merupakan branding dan pengenalan kepada masyarakat.

"Biasanya masyarakat itu mengenal brand sound yang suaranya keras dan menggelagar. Jadi kalau sound sudah pernah diadu di Sumbersewu berarti pasarannya bisa teruji. Yang nilai ya yang dengerin," ungkapnya.

Pihak panitia mengatakan, lomba sound system tersebut digelar untuk mewadahi para penghobi sound system. Pesertanya sendiri beragam, mulai dari Banyuwangi, Jember, Malang, Gresik dan Surabaya. "Bahkan dari Bali dan Jakarta juga hadir," tandas panitia. (*)

Jurnalis : Erwin Wahyudi
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration