Kesehatan

Ini Bahaya Bermain Futsal saat Malam Hari

Jumat, 17 November 2017 - 03:30 | 1.92m
ILUSTRASI. Bermain futsal saat malam hari dapat berdampak bruk pada tubuh. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
ILUSTRASI. Bermain futsal saat malam hari dapat berdampak bruk pada tubuh. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bagi para pria, olahraga futsal adalah salah satu olahraga yang paling digemari. Karena kesibukan, banyak yang melakukan futsal di malam hari. Namun apakah olahraga, khususnya futsal, di malam hari dapat berdampak buruk pada tubuh? Berikut adalah beberapa ulasan mengenai bahaya olahraga futsal malam hari, dilansir dari Halo Sehat.

Risiko Angin Malam hingga Asma
Bahaya olahraga futsal malam hari yang pertama adalah tubuh berisiko terkena angin malam. Walaupun dilakukan di tetap tertutup, namun tidak menghilangkan risiko ini. Dampak awal dari kondisi ini adalah demam atau masuk angin. Sedangkan dampak selanjutnya adalah risiko terkena asma.

Salah satu penyebab alergi asma ada suhu dingin di malam hari. Jika olahraga ini dilakukan dalam intensitas yang sering maka daya tahan paru-paru terhadap angin malam akan semakin menurun. Hal inilah yang menyebabkan Anda rentan terkena satu dari beberapa jenis asma.

Daya Tahan Tubuh Berkurang
Sering melakukan futsal di malam hari padahal seharian sudah bekerja dapat membuat daya tahan tubuh berkurang. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian yang menyatakan bahwa orang yang sering berolahraga ketika malah hari setelah seharian bekerja menjadi lebih mudah sakit.

Berolahraga, termasuk olahraga futsal, tetap boleh dilakukan di malam hari asalkan kondisi badan masih prima. Jika memang dalam seharian sudah melakukan banyak aktivitas, maka lebih dipertimbangkan untuk mengistirahatkan tubuh. Jangan sampai badan menjadi kurang istirahat dan justru menjadi lebih mudah sakit.

Kelelahan yang Berlebihan
Bahaya olahraga futsal malam hari berikutnya adalah badan berisiko mengalami kelelahan yang berlebih. Olahraga futsal dilakukan bukan hanya karena ada waktu luang, tetapi ketika tubuh sehat dan tidak sedang kelelahan atau kurang istirahat. Jika olahraga futsal dilakukan secara berlebihan yaitu di malam hari setelah Anda melakukan beragam aktivitas seharian maka akan berdampak pada rasa lelah yang teramat sangat.

Dampak lainnya adalah badan menjadi cepat lelah dan jantung berdebar. Oleh karena itu, cobalah untuk membagi waktu antara bekerja, istirahat, dan berolahraga. Jangan sampai olahraga futsal yang Anda lakukan justru menjadi bumerang bagi kesehatan Anda. Jangan lupa bahwa tubuh harus tidur sekitar 8 jam dalam setiap harinya.

Serangan Jantung Mendadak
Bahaya olahraga futsal malam hari yang paling fatal adalah terjadinya serangan jantung mendadak. Kejadian ini sudah banyak terjadi, salah satunya pada artis Adjie Massaid. Artis Adjie Massaid meninggal dunia setelah sebelumnya bermain futsal. Tiba-tiba Adjie mengeluh sesak nafas dan sakit di dada, hingga pada akhirnya tidak tertolong karena dokter menyatakan ia terkena serangan jantung.

Tentunya serangan jantung mendadak ini bukan disebabkan oleh faktor olahraga futsal malam hari semata. Riwayat kesehatan sebelumnya juga berpengaruh besar. Misalnya ada riwayat kolesterol tinggi, maka risiko terkena serangan jantung mendadak menjadi lebih besar. Faktor kelelahan yang berlebihan juga menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya serangan jantung mendadak. Untuk itu sangat penting untuk mengetahui pertolongan pertama serangan jantung.

Olahraga futsal memang menyehatkan jika dilakukan dengan benar. Jika Anda sudah beraktivitas berat selama seharian, akan lebih baik untuk memilih istirahat daripada bermain futsal. Pilihlah waktu senggang lain ketika Anda tidak sedang kelelahan. Jika kondisi badan tidak mendukung jangan lakukan olahraga berat seperti olahraga futsal untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Siska Febrina

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES