Senin, 26 Februari 2018
Ketahanan Informasi Ketahanan Informasi Pendidikan

Siswa SMA Islam Kepanjen jadi Dokter Dadakan

Siswa SMA Islam Kepanjen jadi Dokter Dadakan FOTO: TIM AJP TIMES Indonesia
Rabu, 15 November 2017 - 15:22

TIMESINDONESIA, JAKARTA – SMA Islam Kepanjen Malang menerapkan kurikulum tahun 2013. Pada kurikulum tersebut siswa dituntut untuk mampu belajar baik secara kognitif maupun ketrampilan. 

Karena itu dilakukan praktik pada mata pelajaran biologi kelas XI. Sebab materi yang dipelajari lebih banyak pada system organ manusia. Untuk memahami  setiap materi siswa dituntut untuk melakukan sebuah ketrampilan. 

Materi system organ pada manusia membahas tentang tubuh manusia secara keseluruhan, setiap sub topik bahasan berhubungan dengan fungsi dan mekanisme kerja organ-organ tubuh manusia. Misalnya system gerak, maka materi yang dipelajari tentang bagaimana bertemunya tulang-tulang membentuk persendian.

Keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa adalah identifikasi struktur sendi dengan membedah paha ayam dengan menggunakan alat bedah sederhana.  

sma-islam-kepanjen1NRb4L.jpg

Alat bedah sederhana layaknya alat-alat medis yang digunakan oleh dokter. Pada pembahasan materi sistem peredaran darah yang berisi tentang bagaimana komposisi darah manusia, kerja jantung dan pembuluh darah. 

Selain kemampuan pemahaman terhadap materi, siswa dituntut untuk terampil menggunakan alat-alat medis sederhana yang berhubungan dengan pemahaman materi. Pada materi ini siswa harus menentukan golongan darah temannya, mereka harus belajar menggunakan blood lancet, dan meneteskan serum sebagai penentu golongan darah. 

Alat pratikum kedokteran diketahui mahal. Namun kepala sekolah SMA Islam Kepanjen H. Musholi Haris, M.Pd tidak merasa keberatan jika pihaknya harus memenuhi kebutuhan tersebut. 

"Selama itu dibutuhkan dan dapat meningkatkan kompetensi dan minat belajar dari siswa, kenapa tidak?  Dengan harapan prestasi siswa menjadi ikut meningkat, yang selanjutnya bisa meningkatkan mutu pendidikan di sekolah ini," ungkapnya. (*)

Pewarta : Dyah Lussi Praharini (CR-051)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Ahmad Sukma

Komentar

Registration