Peristiwa - Daerah

Saracen Curi Data KTP dan Ijazah untuk Buat Akun Palsu

Saracen Curi Data KTP dan Ijazah untuk Buat Akun Palsu ILUSTRASI. (FOTO: iStock)
Selasa, 14 November 2017 - 20:09

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri temukan fakta baru bahwa pimpinan Saracen, Jasriadi mencuri identitas untuk buat akun Facebook palsu.

"Ada paspor, KTP, SIM, BPJS, ijazah, jumlahnya puluhan. SIM saja ada 30 lebih," ujar Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber, Kombes Irwan Anwar, kepada wartawan di Kantor Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Adapun motif pencurian identitas tersebut untuk kebutuhan verifikasi di facebook. Jasriadi tidak ingin identitas aslinya diketahui. Jadi dia buat akun anonim dengan beberapa dokumen identitas yang dia curi. Intinya, Jasriadi mencoba mengakali kebijakan verifikasi di facebook tersebut dengan menggunakan data identitas orang lain.

"Jadi begini dalam melakukan kejahatan, dia melakukan penyamaran. Jasriadi punya akun real berdasarkan KTP asli. Kalau dia menggunakan identitas asli kan mudah dibaca sehingga dia buat akun anonim dengan KTP itu," ungkap Irwan.

Irwan juga mengungkapkan bahwa beberapa korban telah diperiksa penyidik, mereka semua mengaku tidak tahu kalau dokumen identitasnya telah dicuri Jasriadi.

"Sebagian sudah kita lakukan pemeriksaan. Yang kita periksa, korban mengaku tidak tahu (kalau dicuri identitasnya)," tambah Irwan.

Karena perbuatannya ini, Jasriadi disangkakan melanggar UU ITE pasal 30 (tentang akses ilegal), Pasal 32 (tentang gangguan terhadap informasi) dan Pasal 35 (tentang pemalsuan informasi). (*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration