Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Puluhan Pemuda di Bali Dilatih Strategi Membangun Desa

Home / Peristiwa - Daerah / Puluhan Pemuda di Bali Dilatih Strategi Membangun Desa
Puluhan Pemuda di Bali Dilatih Strategi Membangun Desa Pembekalan Pemuda Mandiri Membangun Desa 2017, di Denpasar Bali, Kamis (12/10/2017).(FOTO Khadafi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Puluhan generasi pemuda dari beberapa Kabupaten di Bali mendapat pembekalan pemuda mandiri untuk membangun desanya masing-masing. Pembekalan itu selama tiga hari.

Pembekalan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda, dan Olahraga (Kemenpora) RI, Kamis (12/10/2017), di Denpasar Bali.

Asisten Deputi Kepemimpinan, dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora, Ibnu Hasan yang membuka Pembekalan Pemuda Mandiri Membangun Desa 2017 tersebur.

 Tema pembekalan kali ini adalah "Membangun Spirit Kepeloporan Pemuda yang Kreatif dan Inovatif Menuju Kemandirian Bangsa.

Ibnu Hasan mengungkapkan, pembekalan dilakukan agar para pemuda Indonesia pada umumnya dan di Bali khususnya, kelak bisa menjadi pemuda atau pemudi yang mandiri, mawas diri, tau diri, toleran dan memiliki nilai-nilai Kebhinnekaan.

"Pemuda harus pandai memanfaatkan dan memaksimalkan potensi yang ada di daerahnya. Para peserta ini mendaftar secara online. Sebelumnya ini stimulan 3 bulan," katanya. 

Dalam pembekalan ini kata dia, peserta akan dibekali ilmu yang bermanfaat agar kelak bisa jadi sukarelawan. "Mereka dibekali ilmu dan akan dilepas. Intinya, mereka harus lebih baik dari kami, tantangan sekarang itu lebih sulit, mereka harus lebih ulet, tahan banting, toleran, mawas diri, tau diri, pokoknya harus lebih dari kami," tegasnya.

Lebih lanjut Ibnu Hasan membeberkan, bahwa pemuda harus sebagai objek potensial. Hal itu sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Ada sekitar 1500 orang pemuda-pemudi dari 10 provinsi yang diberikan pembekalan termasuk Bali. Dari 10 provinsi tersebut antara lain, Palembang, Lampung, Kalimantan Barat dan Timur, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan termasuk Bali," akunya.

Sementara itu, Sofiyan Halim, selaku Ketua Panitia Teras Ide mengatakan, bahwa kegiatan pembekalan kepada para pemuda tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni sejak Kamis (12/10/2017) hingga Sabtu (15/10/2017) mendatang. Acara bertempat di Hotel Puri Nuansa Indah, Denpasar Timur.

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com