Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
Ketahanan Informasi Pariwisata

Menjaga Tradisi Sekaligus Menarik Wisatawan di Pantai Kedung Tumpang

Home / Ketahanan Informasi / Menjaga Tradisi Sekaligus Menarik Wisatawan di Pantai Kedung Tumpang
Menjaga Tradisi Sekaligus Menarik Wisatawan di Pantai Kedung Tumpang Tradisi suroan di Pantai Kedung Tumpang Desa Pucanglaban Kec. pucanglaban Kab. Tulungagung. (Foto: AJP TIMES Indonesia)
Ketahanan Informasi Pariwisata

TIMESINDONESIA, TULUNGAGUNG – Tahun Baru Hijriah yang diistilahkan dalam kalender Jawa sebagai Bulan Suro, memiliki arti tersendiri bagi masyarakat diwilayah pesisir selatan Tulungagung. 

Seperti halnya masyarakat sekitar Pantai Kedung Tumpang yang berada di Desa Pucanglaban Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung. Masyarakat sekitar pantai ini menggelar tradisi memperingati datangnya tahun baru Hijriyah dengan mengadakan sedekah bumi dan memanjatkan doa bersama di sekitar area pantai.

Menurut Kepala Desa Pucanglaban, Tulus, acara ini dimaksudkan sebagai rasa sukur warga masyarakat atas nikmat dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa berupa adanya pesona wisata alam pantai Kedung Tumpang yang saat ini cukup viral dan melegenda.

Kedung-TumpangkyoFL.jpg

Kedung Tumpang memang salah satu pantai yang memiliki keunikan tersendiri yang sangat berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Tulungagung. Dimana di pantai ini banyak dijumpai kedung-kedung dan batu karang, sehingga kita serasa berenang di kolam renang alami dengan sambil menikmati indahnya lautan bebas Samodra Indonesia dari ketinggian. 

Pokdarwis setempat memaparkan, Kedung Tumpang ini diapit air terjun di ujung timur dan ujung barat. Terdapat beberapa kedung yang dinamakan kedung mbokong semar, gede, pawon, jhani, dowo, slender, dan kedung antal. 

Ada istilah jawa yang mengatakan Tulungagung jadi kedung, mungkin berasal dari kedung tumpang ini. Disamping itu, dikawasan ini juga terdapat beberapa batu padas yg sangat besar, yang disebut warga setempat dengan sebutan Batu Banteng.  Konon katanya tempat ini sebagai tempat eksekusi banteng jaman dahulu yang tidak mempan dengan senjata apapun.

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com