Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
#Rekomendasi TIMES Lovers

Begini Indahnya Berburu Sunrise di Putuk Lesung

Home / Wisata / Begini Indahnya Berburu Sunrise di Putuk Lesung

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Hiking atau mendaki gunung  saat ini menjadi hobi yang lagi trending, ya TIMES Lovers. Hobi ini tidak pernah sepi peminat. Keinginan menikmati dan mensyukuri keindahan alam ciptaan Yang Maha Esa, jadi alasan kuat para pecinta alam mendaki gunung di Indonesia yang terkenal eksotik.

Nah, TIMES Lovers kali ini DJ 008 merekomendasikan lokasi hiking yang keren buat kamu. Coba deh Putuk Lesung. Namanya lucu, ya. 

Putuk berarti bukit dan lesung tentu saja alat penumbuk padi. Di bukit ini terdapat sebuah situs Putuk Lesung. Tepatnya berada di ketinggian 1740 mdpl. Tempat ini sudah direview sebanyak 40 Local Guides dan TIMES Lovers, lho.

Putuk-Lesung-4ow5P.jpg

Situs berbahan dasar batu andesit dan berbentuk mirip perahu ini posisinya menghadap arah Utara Selatan atau kearah puncak Gunung Arjuna. Arah hadap seperti ini biasa kita temukan pada kebudayaan megalitikum dan batu berbentuk lesung ini sebenarnya adalah sebuah sarkofagus.

Putuk Lesung merupakan bukit di lereng Gunung Arjuno yang bisa di akses melalui jalur pendakian Gunung Arjuno – Gunung Welirang  di desa Tambaksari, Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Dari jalan utama masuk ke dusun Tambak Watu kurang lebih 7 kilometer dapat dijangkau menggunakan kendaraan bermotor. 

Pendakian ke Putuk Lesung merupakan trekking santai karena membutuhkan waktu perjalanan yang tidak terlalu lama yaitu sekitar 3 jam. So, kalau kamu pendaki pemula gak usah khawatir, jalurnya cocok banget buat kamu kok. 

Putuk-Lesung-2ep1R3.jpg

Jika ingin sampai di Putuk Lesung tanpa berkemah, maka harus siap berangkat mendaki pada malam hari dengan perbekalan dan perlengkapan yang memadai terutama kamu wajib bawa headlamp atau lampu senter.

Sebelumnya, kamu harus lapor ke Pos Perijinan Pendakian terlebih dahulu dan membayar tiket sebesar Rp 10.000/orang dan menyerahkan kartu tanda pengenal pada petugas.

Di awal jalur, kaki disapa jalan berbatu yang makin lama makin menanjak. Manfaat besar trekking malam hari adalah menghindari selfie dan terfokus pada jalan saja. Hindarkan dari pikiran-pikiran negatif, ya guys. Karena mulai mendekati pos 1 Gua Onto Boego aroma kemenyan semerbak memenuhi udara malam dan mendadak suasana menjadi mistis.

Putuk-Lesung-3wPWsa.jpg

Kondisi di pos satu ini juga dirasakan oleh Soegab Art. "Aroma wangi dupa tercium pertama kali melewati pos ini, terutama di malam hari. Beberapa orang datang ke tempat ini melakukan persembahyangan. Di tempat ini terdapat toilet dan warung yang buka di pagi hari. Walaupun jalan ke sini sangat sulit, tanah tidak rata dan berbatu, namun sepeda motor mampu naik hingga di tempat ini. Hebat," ulas Local Guides level 5 ini.

Tersedia air melimpah dan fasilitas toilet yang cukup bersih. Berhati-hatilah karena jalan paving menuju toilet sangat licin, mungkin karena sering hujan sehingga paving ditumbuhi lumut.

Putuk-LesungcBOsk.jpg

Di siang hari jika cuaca mendukung bisa dinikmati dengan hammocking di pelataran depan patung Naga Onto Boego. Ada juga yang mendirikan tenda untuk bercengkrama bersama teman dan sahabat menikmati udara segar di rimbunnya pohon pinus.

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com