Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Ini 5 Tips Mengolah Mie Instan yang Sehat

Home / Kesehatan / Ini 5 Tips Mengolah Mie Instan yang Sehat
Ini 5 Tips Mengolah Mie Instan yang Sehat Ilustrasi mie instan yang sehat. (Foto: Hello Sehat)

TIMESINDONESIA, MALANG – Mie Instan, orang Indonesia pasti sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini. Mie instan sering menjadi makanan alternatif saat lapar. Bahkan, mie instan juga dinilai makanan segala usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa sering sekali mengonsumsi mie instan.

Sementara itu, bagi anak kos, mie instan menjadi menu andalan. Mereka memilih mie instan karena mie instan dinilai lebih murah cocok untuk berhemat, banyak pilihan rasa, dan mudah didapat. Di tambah lagi sudah ada inovasi baru yaitu mie gelas. Mie gelas lebih praktis memasaknya, tinggal di tuang air panas, tunggu sebentar langsung bisa dimakan.

Tapi masih banyak orang yang belum tahu cara penyajian yang tepat mengolah mie instan. Apalagi banyak isu yang kurang baik terutama masalah kesehatan. Sering mengkonsumsi makanan ini dapat menyebabkan berbagai penyakit mematikan seperti kanker usus.

Meski dinilai tidak baik untuk kesehatan, Anda bisa menyiasati mengolah mie instan untuk mengurangi risiko terkena penyakit berbahaya. Berikut 5 tips pengolahan mie instan sehat yang berhasil dihimpun TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id).

1. Air rebusan jangan dipakai
Air rebusan mie instan biasanya berwarna kuning, karena bahan-bahan kimia dari mie instan keluar. Air rebusan yang mengandung berbagai bahan kimia ini tentu berbahaya bagi kesehatan. Untuk meminimalkan risiko terkena penyakit, sebaiknya jangan gunakan air rebusan sebagai kuah.

2. Gunakan sedikit bumbu
Di Indonesia mie instan dijual dengan bumbu yang banyak mengandung MSG. MSG atau monosodium glutamat merupakan garam yang molekul penyusunnya berupa sodium/natrium (Na) dan glutamat, digunakan sebagai penyedap makanan. Terlalu banyak MSG dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya. Agar mie instan tak terlalu membawa dampak buruk, tipsnya adalah kurangi penggunaan bumbu instan pada kemasan mie instan dan bisa menambahkan bumbu dapur yang lebih sehat.

3. Tambahkan sayur
Sebenarnya mie instan sudah mengandung banyak mineral, tapi dengan tambahan sayuran jumlahnya akan semakin banyak. Anda bisa menambahkan brokoli, bayam, sawi atau wortel. Mie instan yang ditambah sayuran seperti ini juga cukup menyehatkan tubuh.

4. Jangan makan mie instan dengan nasi
Kebiasaan orang Indonesia, kalau makan tidak pakai nasi itu belum disebut makan. Karena itu banyak yang makan mie instan bersama dengan nasi putih. Hentikan kebiasaan tersebut, karena mie instan itu sebenarnya nilai kalori dan karbohidratnya sudah cukup untuk kebutuhan tubuh. Ketika ditambah nasi, maka yang terjadi adalah perut melar dan pencernaan akan menjadi tidak baik.

5. Hindari membeli mie instan di warung
Maksudnya mie instan yang sudah matang atau rebusan di warung. Kita tidak tahu apakah air yang dipakai di warung untuk kuah mie itu air yang sehat, atau malah air rebusan mie yang berwarna kuning yang mengandung banyak bahan kimia tersebut.

Mie instan memang murah meriah dan mudah didapat. Memasaknya juga sangat mudah. Namun, seperti makanan siap saji lainnya, mie instan tetap tidak baik untuk dikonsumsi terlalu sering. Mulai sekarang kurangi mengkonsumsi mie instan, agar dapat mengurangi risiko masalah kesehatan. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com