Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Inovasi Gudeg Kekinian yang Meledak di Mulut Hingga Praktis Dibawa

Home / Kuliner / Inovasi Gudeg Kekinian yang Meledak di Mulut Hingga Praktis Dibawa
Inovasi Gudeg Kekinian yang Meledak di Mulut Hingga Praktis Dibawa ILUSTRASI: Gudeg (Foto: Tasty Indonesian Food)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gudeg salah satu kuliner khas Yogyakarta yang memiliki rasa manis gurih yang ngangenin. Bagi warga Yogyakarta gudeg adalah makanan yang merakyat. 

Disebut makanan rakyat juga karena pada awalnya gudeg adalah makanan para prajurit. Murdijati Gardjito Ahli gastronomi dan kuliner tradisional mengisahkan gudeg bermula dari pembukaan hutan bering oleh Hamengkubuwono I saat akan bertakhta di Yogyakarta. 

Hutan tersebut ditumbuhi tanaman nangka dan kelapa dalam jumlah banyak. Sehingga para prajurit berinisiatif memasaknya dalam kuali yang sangat besar. “Sebab jumlah prajuritnya ratusan,” kata dia. 

Saat itu, kata dia, saking besarnya kuali yang digunakan dan banyaknya nangka yang dimasak, dibutuhkan pengaduk super besar seperti gayung kapal. “Proses mengaduknya ini dinamakan hangudeg, ini cikal bakal nama gudeg,” kata dia. 

Kemudian para prajurit menemukan citarasa yang semakin mantap ketika masakan ini terus dipanaskan, terus diudeg agar tidak gosong. “Karena terus diudeg jadilah namanya gudeg,” kata dia. 

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com