Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Akibat Krisis Negara Teluk, Qatar akan Tutup Dua Pabrik Besar Gas Helium nya?

Home / Peristiwa - Nasional / Akibat Krisis Negara Teluk, Qatar akan Tutup Dua Pabrik Besar Gas Helium nya?
Akibat Krisis Negara Teluk, Qatar akan Tutup Dua Pabrik Besar Gas Helium nya? ILUSTRASI: Qatar Petroleum (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Qatar memastikan akan menutup dua pabrik gas helium nya akibat diboikot oleh beberapa negara.

Sebuah pernyataan tak resmi kepada Reuters dari Qatar Petroleum pada Kamis (15/6) menyatakan bahwa keputusan untuk menutup pabrik diambil karena Saudi Arabia telah memblokir ekspor gasnya ke Qatar.

Seperti diketahui, sampai saat ini Qatar adalah penghasil gas helium terbesar di dunia setelah Amerika Serikat.

Qatar memiliki 2 pabrik besar penghasil gas helium dibawah operasi perusahaan RasGas, sebuah perusahaan subsidiary dari Qatar Petroleum.

Diperkirakan, RasGas memasok sekitar 25 persen kebutuhan gas helium global sampai saat ini.

Pertumbuhan global permintaan gas helium meningkat cukup tajam dalam beberapa tahun terakhir terutama untuk memenuhi tujuan layanan kesehatan dan teknologi.

Namun hal penting lainnya adalah gas helium adalah bahan penting untuk produksi energi nuklir.

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com