Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Bondowoso dapat Formasi Hasil Seleksi GGD dari Kemendikbud

Home / Peristiwa - Daerah / Bondowoso dapat Formasi Hasil Seleksi GGD dari Kemendikbud
Bondowoso dapat Formasi Hasil Seleksi GGD dari Kemendikbud Bupati Bondowoso H Amin Said Husni saat menerima penetapan kebutuhan formasi hasil seleksi Guru Garis Depan dari Kemendikbud (Foto: Sofy/ TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kabupaten Bondowoso menerima penetapan kebutuhan formasi hasil seleksi Guru Garis Depan (GGD) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI).

Kepada TIMES Indonesia, Kepala Dinas Pendidikan, Endang Hardiyanti menjelaskan bahwa penetapan Bondowoso menerima program GGD dari Kemendikbud didasari pada beberapa hal.

Salah satunya adalah sebagian wilayah di Kabupaten Bondowoso sulit untuk dijangkau.

"Beberapa wilayah di Bondowoso kan masih berbukit dan aksesnya susah. Itu menjadi pertimbangan Kemendikbud menetapkan Bondowoso menerima program GGD," katanya. 

Selain itu, jumlah guru di Bondowoso saat ini mengalami kekurangan sebanyak 800 guru. Sehingga nantinya guru garis depan ini diharapkan menjadi pioneer bagi perubahan pendidikan di wilayah yang tugaskan.

"Semoga nantinya program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Bondowoso," ujarnya. 

Menurut Endang, ada 32 guru yang akan ditugaskan di Republik Kopi nanti. Terdiri dari 20 guru dj sekolah dasar dan 12 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) satu atap. 

Sementara itu, Bupati Bondowoso H Amin Said Husni yang menerima langsung hasil penetapan tersebut berharap program GGD dari Kemendibud dapat memberikan manfaat bagi pendidikan di Bondowoso.

Terlebih lagi, Bondowoso memang sedang berusaha meningkatkan angka lama sekolah guna lepas dari belenggu ketertinggalan.

"Saya berharap dengan program ini angka lama sekolah bisa naik. Pendidikan ini kan kunci, jadi harus kita dorong terus," ungkapnya.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com