Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Diet, Baiknya Kurangi Gula atau Karbohidrat?

Home / Kesehatan / Diet, Baiknya Kurangi Gula atau Karbohidrat?
Diet, Baiknya Kurangi Gula atau Karbohidrat? ILSUTRASI: gula. (Foto: istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Saat diet banyak yang mengurangi konsumsi gula. Memang gula salah satu biang kerok dari kegemukan atau obesitas. Tak hanya gula karbohidrat juga memiliki andil dalam kenaikan barat badan. 

Tapi sebenar ya karbohidrat juga diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi utama.  Jadi, manakah yang lebih baik antara mengurangi karbohidrat atau hanya mengurangi konsumsi gula?

Perlu Anda ketahui, karbohidrat terbagi menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana merupakan jenis karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh. Karbohidrat jenis ini dapat memicu kenaikan gula darah dengan cepat, sehingga tidak baik bagi Anda penderita diabetes.

Contoh dari karbohidrat sederhana ini adalah gula, baik gula meja ataupun gula buatan yang biasa terkandung dalam makanan atau minuman kemasan, pada biskuit atau minuman bersoda misalnya. Makanan atau minuman yang mengandung banyak gula ini biasanya hanya mengandung kalori tinggi, namun tidak mengandung nutrisi.

Sedangkan, karbohidrat kompleks merupakan jenis karbohidrat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh. Ini karena karbohidrat kompleks mengandung serat yang baik untuk kesehatan Anda. 

Serat dapat membuat Anda kenyang lebih lama dan mencegah konstipasi. Contoh dari karbohidrat kompleks adalah gandum, oat, nasi merah, roti gandum, sayuran, dan buah-buahan.

Sementara itu gula merupakan jenis karbohidrat sederhana yang dapat menyumbang kenaikan berat badan jika dimakan berlebihan.

Hal ini karena makanan dengan kadar gula tinggi biasanya mengandung kalori yang tinggi juga. Gula yang tidak terpakai oleh sel tubuh kemudian dapat disimpan tubuh dalam bentuk lemak.

Dengan mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat sederhana lainnya, ini dapat mendorong tubuh dalam menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Sehingga, hal ini kemudian dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan.

Sebaiknya Anda jangan membatasi untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks. Karbohidrat jenis ini justru diperlukan tubuh karena mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, dan kalsium. 

Selain itu, karbohidrat kompleks juga mengandung serat tinggi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan pencernaan dan juga dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan.

Nah untuk menyukseskan diet Anda sebaiknya pilihan makanan sarat akan gizi. 
Anda mungkin tidak menyadari, makanan yang Anda makan setiap harinya kebanyakan mengandung gula tinggi dan “miskin gizi”.

Misalnya, sarapan dengan roti manis dan teh manis, makan siang dengan nasi dan mie goreng, serta makan malam dengan pizza dan kue manis. Jika Anda mempunyai pola makan seperti itu, tak heran berat badan Anda akan bertambah setiap bulannya.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com