Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Jangkrik, si Pembawa Hoky dan Pemicu Vitalitas

Home / Kuliner / Jangkrik, si Pembawa Hoky dan Pemicu Vitalitas
Jangkrik, si Pembawa Hoky dan Pemicu Vitalitas ILUSTRAS: Sate jangkrik (Foto: istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Para pakar nutrisi meyakini kandungan protein jangkrik mencapai tiga kali lipat kandungan protein daging ayam, sapi, dan udang. 

Walau belum populer di Indonesia, konsumsi jangkrik sebagai bahan makanan manusia sudah sangat populer di beberapa negara Asia. Sebut saja Thailand, Kamboja dan Vietnam.

Di negara-negara ini, berbagai olahan masakan berbahan jangkrik atau serangga lainnya adalah kudapan yang sangat digemari. Sementara di Indonesia, jangkrik dibudidayakan masih sebatas sebagai pakan untuk hewan ternak kesayangan, seperti burung, ikan arwana, reptil, dan lain sebagainya.

jangkri1UgLbs.jpgJangkrik diyakini sebagai pembawa hoky (Foto: istimewa)

Jangkrik –yang memiliki nama latin gryllidae– merupakan serangga yang berkerabat dekat dengan belalang. Jangkrik  memiliki tubuh rata dan antena panjang. Serangga ini dikenal dengan suara nyaring yang hanya dihasilkan oleh para pejantan.

Masyarakat Asia percaya, jangkrik adalah pembawa  keberuntungan. Sementara masyarakat Amerika Latin terutama Brazil, mempercayai jika rumah mereka kemasukan jangkrik hitam, maka rumah tersebut akan terserang penyakit.

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com