Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
Tahanan Polres Malang Kabur

Gergaji Disimpan di Bra Istri Tahanan, Begini Cara IK Menyimpannya

Home / Peristiwa - Daerah / Gergaji Disimpan di Bra Istri Tahanan, Begini Cara IK Menyimpannya
Gergaji Disimpan di Bra Istri Tahanan, Begini Cara IK Menyimpannya Tersangka IK, istri Abdur Rohman yang membantu menyelundupkan gergaji kecil ke rutan. (Foto: Tika/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pakaian dalam digunakan IK (20), istri dari salah satu tahanan yang kabur dari Polres Malang, Abdur Rohman, sebagai sarana untuk menyelundupkan gergaji kecil. 

Kepada petugas, saat dimintai keterangan di Polres Malang, Jumat (21/4/2017), IK mengaku menyembunyikan perkakas pertukangan itu di dalam (maaf) bra-nya. 

"IK mengelabui petugas dengan menyimpan gergaji itu di (maaf), pakaian dalamnya. Kemudian diserahkan kepada suaminya saat membesuk," kata Ujung, kepada wartawan, di Polres Malang, Jumat (21/4/2017). 

Petugas tanpa curiga mengizinkan IK masuk tanpa memeriksa dahulu, karena saat itu IK mengenakan hijab, sehingga tidak tampak dari luar apa yang dia sembunyikan. 

Agar tidak dicurigai oleh petugas, begitu sampai di ruang besuk tahanan, IK meminta suaminya untuk mengambil gergaji dari dalam (maaf) dadanya. Secara kilat, alat itu berpindah tangan dari IK, ke Abdur Rohman yang langsung menyerahkannya ke salah satu temannya. 

Gergaji ini digunakan Abdur Rohman dan 16 orang lainnya sebagai alat untuk melarikan diri. Fungsi gergaji menjadi alat untuk memotong teralis di atas kamar mandi agar bisa mengakses plafon dan menjebolnya, Rabu (19/4/2017). 

Belasan tahanan ini diperkirakan kabur ke perkampungan Dilem, melalui gorong-gorong yang ada tepat di belakang bangunan penjara. 

Gorong-gorong yang kini dilengkapi dengan teralis itu memiliki ukuran cukup besar, satu badan orang dewasa saja bisa masuk. Saluran air itu langsung mengarah ke Kali Sukun, Kepanjen. 

Saat ini, lima dari 17 tahanan dapat dibekuk dan diamankan petugas. Tiga diantaranya, termasuk Abdur Rohman dihadiahi timah panas petugas karena mencoba kabur saat hendak ditangkap. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com