Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

KPP Pratama Blitar Raih Ranking 5 Besar Jatim

Home / Ekonomi / KPP Pratama Blitar Raih Ranking 5 Besar Jatim
KPP Pratama Blitar Raih Ranking 5 Besar Jatim Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Blitar. (Foto: Nana Ariani/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Blitar, berhasil meraih ranking lima besar di Jawa Timur. Prestasi ini diraih setelah capain target 87,39 persen  dengan nominal Rp 437.043.429.146.

Selain Blitar, wilayah lain yang menyandang prestasi yakni KPP Pratama Malang Selatan di ranking satu dengan capaian target 137,8 persen, disusul Kediri di angka capaian 130,8 persen, lalu Malang Utara 94,2 persen, terakhir Pare dengan capaian 92, 13 persen.

"Kanwil Ditjen Pajak Jatim III memberikan penghargaan itu awal tahun ini setelah kami bisa capai 87, 39 persen dari target Rp 504.744.456.000," jelas Teguh Pribadi, Kepala KPP Pratama Blitar saat ditemui di kantornya , Rabu (11/1/2017).

KPP-BlitarsjvHe.jpg

Dari capaian itu, tambah Teguh, Kanwil Ditjen Pajak Jatim III yang membawahi 15 KPP Pratama berhasil masuk ranking 10 dari 33 Kanwil Ditjen Pajak di Indonesia.

Untuk mempertahankan prestasi itu, KPP Pratama Blitar berupaya menggiatkan sosialisasi Tax Amnesti yang pada periode III akan berakhir pada 31 Maret mendatang.

"Kami saat ini fokus sosialisasi dengan UMKM, kemudian juga membina koordinasi dengan Forpimda karena dari data yang masuk, partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) juga masih rendah dan ke depan kami juga akan memantau wajib pajak lewat Data Sistem Informasi Debitur (SDI) ," jelas Teguh.

TeguhQHSVU.jpg

Bagi pemilik UMKM, pengampunan pajaknya 0,5 persen dengan omzet Rp 4,8 miliar per tahun dan jumlah total hartanya mencapai Rp 10 miliar.

KPP Pratama Blitar mencatat, sampai 31 Desember 2016, warga Blitar  yang telah mengikuti Tax Amnesti sebanyak 1200 orang, padahal jumlah keseluruhan wajib pajak mencapai 100 ribu orang.

"Sebetulnya permasalahan mendasar karena masyarakat belum paham tentang pengampunan pajak ini,makanya jelang habisnya periode ketiga ini sasaran kami fokus ke UMKM yang jumlahnya mendominasi wajib pajak di Blitar kota maupun kabupaten," tutup Teguh. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com