Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
Musim Haji 2017

Ini Perbaikan Layanan untuk Jamaah Haji Indonesia

Home / Peristiwa - Nasional / Ini Perbaikan Layanan untuk Jamaah Haji Indonesia
Ini Perbaikan Layanan untuk Jamaah Haji Indonesia Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin sudah tiba di tanah air setelah berkunjung ke Arab Saudi untuk melakukan rangkaian pertemuan. Hasilnya, Lukman yakin perbaikan layanan akan bisa diberikan pada jamaah haji 2017 ini. Termasuk penambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi.

"Alhamdulillah menghasilkan hasil yang sangat menggembirakan," ujar Lukman di Jakarta, Selasa (10/01/2017)

Selama di Saudi, Menag melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak. Termasuk melakukan MoU Penyelenggaraan Ibadah Haji dengan Menteri Haji Arab Saudi.  

BACA JUGA: Perbaiki Layanan, Menag Segera Umumkan Resmi Kuota Haji

Beberapa penambahan fasilitas pun akan diberikan apda jamaah haji 2017. Di antaranya, perbaikan tenda, penyediaan penyejuk udara di Arafah, serta penambahan makan pagi atau sarapan pagi bagi jemaah saat di Makkah.

Selain itu, pemondokan atau hotel jemaah haji Indonesia dapat membuka kafetaria sehingga memudahkan jamaah untuk mendapatkan makanan, khususnya lima hari sebelum dan sesudah puncak ibadah haji.

Selain itu, Lukman juga mengusulkan upgrading bus wilayah Masya'ir (Arafah - Muzdalifah - Mina). Apalagi rute Masya'ir adalah satu-satunya layanan transportasi yang belum dilakukan upgrading. Sebab, layanan bus antar kota perhajian dan layanan bus dari bandara ke Makkah/Madinah atau sebaliknya. Semuanya sudah dilakukan upgrading atau peningkatan kualitas.

Usulan kelima adalah menyediakan pos emergency di Mina sepanjang jalur lontar Jamarat serta penyediaan kursi roda dari tenda Mina ke Jamarat, dan sebaliknya.

Selama di Saudi, Lukman juga meninjau prototype tenda jamaah haji Indonesia di Arafah yang disiapkan oleh pihak Muassasah Asia Tenggara. Usai melihat langsung, Menag menilai prototype tenda Arafah tahun ini jauh lebih baik. Menag harap semua jemaah haji Indonesia mendapatkan kualitas tenda yang sama.

Tidak hanya di Arafah, putera mantan Menag KH Saifuddin Zuhri (alm) ini juga meminta agar pihak Muassasah meningkatan pelayanan di Mina, utamanya terkait dengan keberadaan toilet dalam jumlah yang memadai. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com