Selasa, 23 Oktober 2018
Gawainesia

Mengapa Pendiri Apple Melarang Anaknya Main Gawai?

Mengapa Pendiri Apple Melarang Anaknya Main Gawai? Ilustrasi penggunaan gawai. (foto:smubr)
Selasa, 19 Juli 2016 - 17:36

TIMESINDONESIA, MALANG – Saat ini, hampir semua aktivitas dapat dilakukan hanya dengan menyentuh layar gawai di tangan kita. Menelepon, berkirim surat elektronik, membaca berita, game, menonton video hingga memesan makanan bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Karena sangat mudahnya, usia anak-anak pun banyak yang piawai menggunakan gawai

Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh ide cerdas Steve Jobs, salah satu  tokoh pengubah dunia. Jobs adalah pendiri Apple, perusahaan raksasa teknologi ternama.

Melalui buah karya Jobs lahir berbagai gawai canggih mulai dari komputer, laptop hingga ipad dan iphone. Gawai kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan di keseharian kita.

Namun dibalik itu semua Steve Jobs sangat membatasi waktu yang dihabiskan anak-anaknya dalam menggunakan gawai.

Dalam artikel yang dimuat di The New York Times pada September 2014, Jobs mengatakan, anak-anaknya belum pernah menggunakan iPad yang diciptakannya.

Selain Jobs, banyak CEO perusahaan teknologi dunia yang sangat terkenal membatasi penggunaan gawai pada anak-anak mereka.

Salah satunya Chris Anderson, pendiri perusahaan pembuat Drone 3D Robotics, mengatakan ia membatasi anak-anaknya menggunakan gawai, karena memahami dampak bahayanya.

Sisi lain dampak buruknya seperti adanya konten - konten pornografi dan kekerasan yang dapat mempengaruhi sikap dan mental anak anak, gawai memang seperti dua sisi mata uang yang juga memiliki manfaat.

Kebijakan membatasi bukan berarti melarang sama sekali. Terlebih banyak juga manfaat dari gawai dengan munculnya berbagai aplikasi yang dapat memicu kreativitas positif dalam karya. Misalnya, aplikasi musik dan editing photo dan video dan lain sebagainya.(*)

Jurnalis : Ikuk Herry Kurniawan
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration